Sabtu, 27 Mei 2017

world-economy  World Economy

Apa Yang Sedang Terjadi di Turki

Selasa, 28 Januari 2014 17:28 WIB
Dibaca 3611

Monexnews - Turki menjadi salah satu sorotan pada bursa negara berkembang, dan pertemuan darurat bank sentral Turki pada hari Selasa malam adalah usaha terkini untuk menghentikan arus keluar oleh investor. Invetor lokal melakukan aksi jual terhadap lira dengan mata uang asing, dan investor internasional menjauh dari lira, mendorong nilai tukar lira ke rekor rendah pada 2.3616 terhadap dollar AS. Yield obligasi Turki juga naik dengan cepat, dengan yield obligasi 10 tahunan mencapai 10.45%, level tertinggi sejak tahun 2010.

JIka pelemahan lira tidak dapat terbendung, perusahaan-perusahaan di Turki, yang memiliki cadangan mata senilai 160 milyar dollar, akan mengalami devaluasi, yang mana merupakan alasan bursa saham utama turun sekitar 5% tahun ini. Permasalahan Turki saat ini berasalah dari investigasi korupsi yang telah berujung pada pengunduran diri tiga menteri dari pemerintahan Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan, dan petugas polisi berpangkat tinggi. Erdogan, pemimpim partai AKP, telah menyanggah bahwa tuduhan penyuapan dan pencucian uang datang dari mantan pendukungnya yaitu Fethullah Gülen, yang berada di AS.

Hingga saat ini, pemerintahan Ergodan, yang telah bertahan selama 11 tahun, dianggap sebagai pelindung stabilitas pasar bebas, meski perubahan menjadi lebih reiligius telah mencemaskan sejumlah orang mengingat sekularisme adalah salah satu prinsip didirikannya negara Turki yang modern. Erdogan diperkirakan akan memenangkan pemilu presid yang dijadwalkan tahun 2014, yang akan membuat dirinya tetap memiliki kekuasan setelah masa jabatannya sebagai Perdana Menteri berakhir.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar