Kamis, 19 Oktober 2017

world-economy  World Economy

April 2015, Rupiah Menguat terhadap USD di Level Money Changer

Jumat, 15 Mei 2015 10:55 WIB
Dibaca 5668

Monexnews - Selain merilis data perdagangan, hari ini Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan data perkembangan nilai tukar eceran Rupiah untuk bulan April 2015. Menurut perhitungan BPS, Rupiah mengalami penguatan sebanyak 0,23% terhadap US Dollar dalam kurun waktu tersebut.

Rupiah mencatat apresiasi 0,23% terhadap Dollar Amerika di bulan April 2015. Menurut data rata-rata kurs tengah eceran Rupiah terhadap Dollar di 34 provinsi, kurs tengah paling tinggi terjadi pada minggu pertama April 2015 yaitu Rp13.014,11 per USD. Sedangkan untuk kategori provinsi, kurs tengah tertinggi terjadi di Bali yakni sebesar Rp13.605,50 per Dollar di pekan ke-dua April.

Sementara terhadap Dollar Australia, Rupiah terdepresiasi 1,72% di April 2015. Kurs tengah tertinggi terjadi pada minggu ke-lima April 2015 yang mencapai Rp10.279,37 per AUD, sedangkan untuk perhitungan berdasarkan provinsi, kurs tengah tertinggi ada di Papua yakni mencapai Rp10.377,00 per Dollar Australia di pekan ke-lima.

Rupiah juga terdepresiasi 0,33% terhadap yen Jepang di April 2015 dengan rata-rata kurs tengah tertinggi tercatat pada minggu ke-lima April 2015 yakni mencapai Rp108,40 per Yen Jepang. Sedangkan menurut provinsi, kurs tengah tertinggi terjadi di Provinsi Kepulauan Riau yaitu mencapai Rp110,00 per yen Jepang pada minggu ke-lima.

Rupiah terdepresiasi 0,52% terhadap Euro di April 2015 dengan rata-rata kurs tengah eceran tertinggi terjadi pada minggu ke-lima April 2015 yakni mencapai Rp14.169,97
per Euro. Sedangkan menurut provinsi, kurs tengah tertinggi terjadi di Papua Barat yang mencapai Rp14.479,75 per Euro pada minggu ke-lima.

Transaksi eceran penukaran mata uang melalui money changer (tempat penukaran mata uang) yang tersebar di seluruh Indonesia menggambarkan tingkat retail spot rate suatu mata uang. BPS melaporkan informasinya secara periodik dan hasilnya dapat digunakan untuk melihat pengaruh nilai tukar transaksi besar terhadap nilai tukar transaksi eceran, perkembangan nilai tukar rupiah transaksi eceran, melengkapi informasi real-time yang
beredar di internet dan sebagainya.

Data nilai tukar eceran Rupiah diperoleh dari Survei Monitoring Valas yang dilakukan di 34 provinsi di seluruh Indonesia dengan sampel sebanyak 137 perusahaan. Adapun responden Survei Monitoring Valas adalah pedagang valuta asing (money changer) yang berlokasi di ibukota provinsi atau kabupaten/ kota yang melakukan transaksi mata uang asing. Survei Monitoring Valas dilakukan pada hari Rabu setiap minggu. Data yang dikumpulkan adalah kurs beli dan kurs jual kemudian dihitung kurs tengah yang merupakan rata-rata kurs beli dan kurs jual. Data bulanan yang disajikan menunjukkan data minggu terakhir di bulan tersebut. (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar