Kamis, 23 Maret 2017

world-economy  World Economy

Arab Saudi Tidak Akan Memangkas Produksi Minyak

Senin, 22 Desember 2014 7:29 WIB
Dibaca 582

Monexnews - Eksportir minyak terbesar dunia, Arab Saudi, mengatakan tidak akan memangkas output untuk menopang pasar minyak meskipun negara non-OPEC melakukan hal tersebut. "Saya menyambut baik jika mereka ingin memangkas produksi. Tapi Arab Saudi tidak akan memangkas produksi," ujar menteri perminyakan Arab Saudi Ali al-Naimi merujuk pada negara produsen minyak di luar OPEC. 

"100% kami tidak senang dengan harga minyak sekarang. Namun, kami yakin harga minyak akan membaik meski masih belum jelas kapan," tutur al-Naimi. Ini merupakan komentar yang cukup keras bahwa Arab Saudi lebih memilih mempertahankan pangsa pasarnya daripada melihat kenaikan harga minyak dunia. Komentar tersebut juga isyaratkan bahwa Arab Saudi lebih memilih pasar minyak menstabilkan dirinya sendiri berdasarkan mekanisme pasar yang ada.

Harga minyak dunia telah turun 45% dari level tinggi tahun ini di bulan Juli silam. Investor khawatir dengan prospek melimpahnya supplai dan ancaman perlambatan ekonomi dunia yang dapat turut menggerogoti outlook permintaan minyak global. Kecemasan atas melimpahnya supplai juga diperburuk oleh x sikap OPEC yang tidak memangkas outputnya pada pertemuan akhir November silam. Minyak Nymex terlihat kesulitan melanjutkan momentum penguatan di awal sesi Asia. Minyak Nymex kini diperdagangkan $57.34; coba menjauhi level tinggi harian $57.76.   (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar