Kamis, 27 Juli 2017

world-economy  World Economy

AS, Eropa Bakal Tekan Presiden Baru Iran Terkait Negosiasi Nuklir

Senin, 17 Juni 2013 17:03 WIB
Dibaca 485

Monexnews -

Amerika Serikat (AS) dan sekutu-sekutu Eropanya akan mendesak Iran untuk menghidupkan kembali perundingan terkait program nuklirnya pada Agustus nanti. Hal ini lantaran terinspirasi oleh kemenangan mengejutkan Hassan Rohani yang merupakan kandidat paling moderat diantara calon konservatif Iran lainnya, namun masih memiliki hubungan dekat dengan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Sebelumnya, Ahmadinejad dikenal sebagai presiden yang kerap berkonfrontasi dengan negara-negara Barat. Dalam kampanyenya, Rohani berjanji mengakhiri isolasi komunitas internasional atas Iran, dan menghidupkan kembali ekonomi negara tersebut. Pemerintah AS dan Eropa pada Minggu meyakini bahwa kebijakan nuklir Iran secara menyeluruh masih dikendalikan oleh Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Ulama 73 tahun tersebut menolak menyetujui konsesi selama empat tahun jalannya perundingan internasional antara Iran dan lima negara anggota permanen Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) ditambah Jerman.

Menurut sejumlah sumber, Washington dan Brussels sangat menanti apakah kemenangan tak terduga Rohani tersebut mampu mendesak Khamenei untuk melunakkan posisinya, baik terkait nuklir maupun masalah lain antara Iran dengan negara-negara Barat. Banyak pemilih di Iran, serta sejumlah calon presiden, mengkritik tajam penanganan Teheran atas masalah nuklir. Mereka juga menyalahkan pemerintah atas krisis ekonomi yang kian memburuk lantaran banyaknya sanksi AS dan Eropa terhadap Iran. Sejumlah sanksi itu dijatuhkan untuk memaksa Teheeran menghentikan program pengembangan nuklirnya.

Pemerintah AS dan Uni Eropa mengatakan kemenangan Rohani menjadi jalan baru bagi Khamenei untuk mengubah arah diplomasi Teheran, meskipun dengan penuh keraguan. Teheran sendiri telah menyangkal bahwa Iran mengembangkan bom atom dan mengatakan bahwa pembangunan teknologi nuklirnya ditujukan untuk kepentingan sumber energi serta pengobatan.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar