Selasa, 17 Januari 2017

world-economy World Economy

Asia di Terpa Perlambatan Aktivitas Manufaktur

Senin, 3 Maret 2014 12:54 WIB
Dibaca 386

Monexnews - Mengawali perdagangan bulan Maret ini, kekhawatiran pasar terfokus pada pertumbuhan manufaktur yang mengalami perlambatan di sejumlah negara-negara Asia termasuk yang paling utama dari negeri tirai bambu China.

Data yang rilis di akhir pekan lalu menunjukkan NBS-China manufacturing PMI tercatat merosot ke level 50.2 di bulan Februari dari bulan sebelumnya di angka 50.5. Sedangkan data manufaktur versi HSBC yang rilis awal pekan ini (3/3), juga masih mencatatkan kontraksi di level 48.5 di Februari. Meskipun angka itu naik dari bulan sebelumnya pada 48.3.  

Sementara aktivitas manufaktur dari negeri gingseng Korea Selatan juga turut mengalami penyusutan yang cukup tajam. Institusi HSBC mencatat bahwa angka manufaktur PMI Korsel merosot hingga ke level 49.8 di Februari dari bulan sebelumnya 50.9. Sedangkan dari negara Taiwan, data PMI bulan Februari anjlok 50.3 dari sebelumnya 54.1. Dari domestik, laju pertumbuhan manufaktur Indonesia juga mencatat penurunan ke level 50.5 di Februari dari sebelumnya 51.0.

Alhasil sepanjang pekan ini, sentimen pasar Asia kemungkina besar akan di hantui oleh kecemasan perlambatan global serta faktor geopolitik dari negara Ukraina. Eskalasi ketegangan politik di negara itu meningkat setelah militer Rusia dikabarkan sudah menempatkan pasukannya di garis perbatasan dan siap untuk melancarkan agresinya. (dar)

 

 

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar