Kamis, 19 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Australia Pangkas Suku Bunga Menjadi 2% Dari 2.25%

Selasa, 5 Mei 2015 12:01 WIB
Dibaca 1047

Monexnews - Australia memangkas suku bunga ke rekor terendah baru dalam menanggapi outlook ekonomi yang lemah dan untuk mencegah penguatan lebih lanjut pada mata uang.

Gubernur Glenn Stevens dan para anggota dewan lainnya menurunkan suku bunga acuan menjadi 2 persen dari 2.25 persen, ucap Reserve Bank of Australia dalam pernyataannya pada hari ini. Langkah ini sudah diprediksi oleh pada trader dan 25 dari 29 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg.

Para pembuat kebijakan pada bulan lalu memperingatkan bahwa investasi di industri yang diluar pertambangan, seharusnya mengisi kelesuan di dalam perekonomian, dapat turun. Pemerintah, yang akan merilis anggaran tahunan pada tanggal 12 Mei, kemungkinan tidak akan menambah stimulus terhadap ekonomi  yang berpotensi tumbuh di bawah potensinya dan terhambat oleh mata uang yang rebound serta merosotnya harga bijih besi.

Salah seorang ekonom senior di salah satu bank di Australia mengatakan bahwa ada resiko bahwa investasi di pertambangan dapat lebih rendah dari saat ini mengingat rendahnya harga komoditas. Keputusan RBA kemungkinan mencerminkan "penurunan perkiraan pertumbuhan."

Bank sentral akan merilis perkiraan pertumbuhan ekonomi kuartalan terbaru pada hari Jumat, yang para dewan melihat pada pertemuan kebijakan pada hari ini, memberikan wawasan prospek pertumbuhan.

Mata uang juga terbukti merepotkan, melonjak lebih dari 3% sejak pertemuan 7 April dan mengalami kinerja terbaik diantara mata uang utama setelah krone Norwegia dan Real Brasil selama periode tersebut.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar