Jumat, 31 Maret 2017

breaking-news GDP AS Q4 direvisi naik menjadi 2.1%, Klaim Penganguran turun menjadi 258K.

world-economy  World Economy

Awali Pekan, Saham Asia Tenggara Bergerak Variatif

Senin, 25 Agustus 2014 13:45 WIB
Dibaca 479

Monexnews - Bursa saham Asia Tenggara terpantau variatif pada sesi perdagangan Senin (25/08). Pergerakan besar terjadi di Bangkok, di mana indeks utama Thailand meroket ke level tertingginya dalam 15 bulan terakhir berkat optimisme investor pasca krisis politik di negara itu.

Harapan terciptanya stabilitas ekonomi politik mencuat setelah panglima tentara Thailand, Jenderal Prayuth Chan-ocha, ditunjuk sebagai perdana menteri oleh raja pada hari Senin. Ia akan bertugas untuk membentuk pemerintahan interim guna menjamin berjalannya proses transisi di negeri gajah putih. Investor menyambut baik keputusan raja sehingga indeks SET naik 0.4% ke posisi 1,563.03, atau level terbaiknya sejak 3 Juni 2013. Secara total, SET sukses merangsek naik sampai 0.9% dalam empat hari terakhir. Saham yang memimpin penguatan hari ini masih Airports of Thailand dengan kenaiakn mencapai rekor tertingginya selama dua hari beruntun. Bank investasi Kt Zmico Securities menaikkan rekomendasinya untuk operator bandara ini di tahun fiskal 2015 dan 2016 karena prospek wisata di Thailand diyakini membaik di bawah pemerintahan baru. Keputusan pemerintah untuk menurunkan biaya visa bagi turis asal China juga menambah kuat fondasi pariwisata yang sempat goyah diterpa krisis politik.

Sementara di Malaysia, saham perkebunan dan komoditas melemah akibat isu kebijakan. Kabar soal rencana pembatasan kepemilikan asing di industri perkebunan oleh pemerintah Indonesia membuat saham sektoral lesu. Saham Kuala Lumpur Kepong turun nyaris 3% dan Wilmar International juga mengalami koreksi.

Di Singapura, DBS Group Holdings dan Oversea-Chinese Banking Corporation memimpin kenaikan indeks di tengah berita dibukanya kran penerbitan aset hutang covered bonds bagi bank-bank Singapura.

Adapun indeks utama Indonesia memperpanjang koreksi yang sudah tercatat pada hari Jumat pekan lalu. Astra International menurun tajam karena investor tidak yakin dengan prospek bisnisnya di tengah spekulasi soal pembatasan BBM subsidi.

Indeks utama Vietnam, VN Index, naik 1.03% akibat terdorong aksi beli teknikal. Sedangkan bursa saham Filipina tutup karena libur nasional dan baru dibuka kembali esok. Berikut adalah data kinerja indeks Asia Tenggara sampai dengan siang ini (data: Thomson Reuters):

Market                                Current     Prev Close     Pct Move

TR SE Asia Index*                445.23         445.92            -0.16
Singapore                            3339.88        3325.50         +0.43
Kuala Lumpur                       1860.74       1870.99          -0.55
Bangkok                              1563.03        1556.97         +0.39
Jakarta                                5182.13        5198.89         -0.32
Ho Chi Minh                           626.53         620.14          +1.03

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar