Jumat, 23 Juni 2017

world-economy  World Economy

Bank-bank di Eropa Berharap Era Bunga Rendah Berakhir

Jumat, 17 Februari 2017 18:51 WIB
Dibaca 3557

Monexnews -Kebijakan bunga rendah bahkan negatif dari Bank Sentral Eropa (ECB) telah menyengsarakan bank-bank di Eropa selama tahun lalu. Pendapatan mereka berkurang karena rendahnya bunga pinjaman ke masyarakat sehingga pendapatan dari selisih bunga (net interest margin/NIM) semakin turun.

Namun hal ini tampaknya akan segera berakhir dengan adanya prospek kenaikan bunga pinjaman dari daratan Amerika Serikat hingga Eropa.

Bunga rendah, mencetak uang dan pengenaan denda bagi mereka yang menimbun uang merupakan upaya untuk menghidupkan ekonomi di 19 negara anggota Uni Eropa dari situasi krisis tahun 2008-2009.

Namun kebijakan ini secara politis telah memecah belah, mendorong kritik keras dari Jerman yang terkenal hemat karena masyarakat di sana tidak mendapat bunga dari tabungan mereka di bank.

Ongkos operasional bank pun bertambah berat, mereka enggan menaruh dana di bank sentral karena menghindari biaya penyimpanan uang. Awalnya hanya bank-bank di tujuh negara Uni Eropa yang mengalami penurunan pendapatan dari NIM selama tahun 2015, namun kemudian bertambah menjadi 12 negara di tahun lalu. Sementara penurunan pendapatan membesar di tahun lalu menjadi 7 persen dari penurunan 5 persen di tahun 2015.

 

Kebijakan Stimulus Trump Lambungkan Harapan

Namun secercah harapan muncul karena rencana kebijakan stimulus presiden AS, Donald Trump diperkirakan akan menaikkan bunga acuan Federal Reserve yang pada gilirannya akan memicu kenaikan serupa di benua Eropa. Stimulus yang akan diluncurkan Trump berupa belanja infrastruktur yang besar dan pemotongan pajak diperkirakan memacu pertumbuhan ekonomi lebih tinggi di tahun ini.

“Biasanya Amerika yang memulai duluan," jelas Charles Goodhart, pengajar London School of Economics, yang juga mantan anggota Komite Kebijakan Moneter Bank of England.

 "Jika Trump jadi mengeluarkan kebijakan fiskal yang lebih besar, akan ada kenaikan bunga dan efeknya akan dirasakan di Eropa,”imbuhnya.

 Yves Mersch, anggota dewan eksekutif ECB menegaskan kebijakan pemangkasan bunga seharusnya dihentikan, dan saatnya menaikkan bunga acuan.

"Berapa lama lagi kita melanjutkan pembahasan bunga rendah ini sebagai opsi kebijakan?" kata Mersch.

(Irdy)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar