Selasa, 30 Mei 2017

world-economy  World Economy

Bank China Diminta Tidak Beri Pinjaman ke Importir Bijih Besi

Kamis, 1 Mei 2014 11:47 WIB
Dibaca 503

Monexnews - Komisi Pengawas Perbankan China memperingatkan bank-bank di sana untuk memperketat pinjaman bagi importir komoditi, khususnya bijih besi. Peringatan itu dibuat karena pengusaha baja domestik kerap mengimpor bijih besai dari luar negeri pasca aturan pembatasan kapasitas produksi yang dibuat pemerintah.

Pemerintah Tiongkok telah membuat aturan tentang pengurangan produksi bijih besi untuk kebutuhan bahan baku karena alasan pencemaran lingkungan dan kerugian sektoral. Sayangnya kebijakan ini justru mendorong produsen baja lokal untuk mengimpor bahan mentah besai dari luar negeri sehingga harga kontrak bijih besi anjlok 5% pada hari Senin kemarin. Atas dasar itulah otoritas kemudian mengeluarkan peringatan kepada bank-bank supaya tidak meneken letter of credit bagi importir besi.

Pengusaha baja dan trader belakangan ini sering memanfaatkan alasan impor bahan mentah sebagai cara untuk mendapatkan kredit dari bank. Menurut pihak Beijing, cara ini termasuk ke dalam aktivitas shadow banking, yang peraturannya sendiri masih sangat buram. Sejak pasar properti tidak bisa lagi dijadikan lahan spekulasi, trader memang mencari berbagai cara untuk mempertaruhkan uangnya. Salah satunya adalah dengan 'bermain' di pasar bijih besi dengan memakai fasilitas kredit dari bank.

Pemerintah khawatir kalau kebangkrutan beberapa perusahaan baja berujung pada kegagalan bayar hutang mereka kepada pihak bank dan berpengaruh terhadap beban keuangan pemda. Hal ini patut dimaklumi karena sebagian perusahaan baja menyerap tenaga kerja dari penduduk setempat serta membayar pajak yang tidak kecil kepada pemerintah daerah.

Pelaku industri sendiri mengaku tidak bisa berbuat banyak atas peringatan keras yang dikeluarkan oleh otoritas. "Karena kami sulit mencari pinjaman, maka banyak yang memakai letter of credit dengan pihak bank. Cara ini memang tidak melanggar aturan, tetapi kami persilakan pemerintah menjalankan wewenang mereka," ujar Qu Xiuli, Wakil Sekjen Asosiasi Besi dan Baja China.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar