Senin, 27 Maret 2017

world-economy  World Economy

Bank Dunia: MEA Peluang Emas Bagi Indonesia

Jumat, 11 April 2014 9:30 WIB
Dibaca 518

Monexnews - Negara-negara di kawasan Asia Tenggara akan memperoleh manfaat dengan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada 2015 mendatang. Ekonom Utama dan Manajer Sektor Bank Dunia Jim Brumby menilai, Indonesia sangat berpotensi memperoleh manfaat berupa peningkatan investasi asing dan ekspor serta menjadi penggerak pertumbuhan yang penting.

Sementara, secara keseluruhan Bank Dunia memproyeksikan pemberlakuan MEA akan menarik investasi langsung asing (Foreign Direct Investment/FDI) pada kisaran 28 hingga 63 persen. "Indonesia punya banyak potensi untuk itu, karenanya Indonesia perlu mempersiapkan diri sehingga dapat memanfaatkan momentum itu," jelasnya.

Selain itu, negara-negara berkembang di kawasan Asia juga dapat menarik manfaat dari reformasi struktural, seperti memfasilitasi perdagangan internasional dan mempromosikan investasi langsung asing, terutama di sektor layanan. Selain mampu meningkatkan investasi, Bank Dunia mencatat, MEA juga berpotensi menurunkan kesenjangan pembangunan di antara ASEAN-6 (Indonesia, Singapura, Malaysia, Vietnam, Filipina, Thailand).

Terkait perkembangan saat ini, Wakil Presiden Bank Dunia Kawasan Asia Timur dan Pasifik, Axel van Trotsenburg mengatakan, saat ini Indonesia perlu meningkatkan FDI, menyusul pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang diproyeksikan mengalami perlambatan. “Indonesia harus meningkatkan jumlah FDInya. Ini penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi bila di masa mendatang kinerja ekspor menurun,” katanya.(ak)

Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

*disadur tanpa perubahan

 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar