Minggu, 17 Desember 2017

world-economy  World Economy

Tahan Diri, Bank of Japan Amati Efek Stimulus

Jumat, 26 April 2013 11:44 WIB
Dibaca 605

Monexnews - Bank of Japan mempertahankan kebijakan moneternya pada pertemuan hari Jumat 26 April 2013. Otoritas ingin mengamati terlebih dahulu dampak dari gelontoran stimulus yang diberlakukan awal bulan ini. 

Bank sentral Jepang berkeputusan untuk mempertahankan basis moneter tahunan di angka 60 triliun hingga 70 triliun Yen. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk membanjiri sistem keuangan dengan likuiditas murah dalam dua tahun ke depan. Sikap wait and see BOJ sejalan dengan ekspektasi 10 analis yang disurvei oleh Dow Jones, di mana seluruh responden memprediksi bank sentral menahan diri sementara waktu. Penggelontoran stimulus awal bulan April dipandang cukup radikal dan patut diketahui dulu efektivitasnya.

Kini fokus perhatian terpusat pada isi laporan semi-tahunan BOJ dalam beberapa jam ke depan. Pelaku pasar bisa mencari tahu apakah otoritas akan menaikkan proyeksi harga, sejalan dengan target inflasi 2% yang harus dicapai dalam dua tahun ke depan. Banyak pihak masih menilai target yang dibeebrkan oleh Gubernur Haruhiko Kuroda terlalu ambisius dan sulit dipenuhi. Dalam laporan kali ini, investor patut menilai indikator referensi apa saja yang sudah berjalan sesuai caita-cita itu. Jika angka-angkanya lemah, maka skeptisme pasar terhadap upaya pencapaian target inflasi bisa kembali bertambah.

Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones memperkirakan BOJ merevisi kenaikan rata-rata pada komponen indeks harga konsumen (CPI) menjadi 1,5% untuk tahun fiskal yang dimulai April 2014. Rasio tersebut lebih tinggi dari kenaikan CPI dalam laporan internal BOJ bulan Januari yang hanya 0,9%. Nilai tukar Yen saat ini terpantau di 98.803 per Dollar.

 

(updating)

 (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar