Senin, 24 Juli 2017

world-economy  World Economy

Bank of Korea Turunkan Target Ekonomi 2015

Kamis, 15 Januari 2015 14:11 WIB
Dibaca 642

Monexnews - Bank Sentral Korea Selatan (BOK) hari ini menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dan inflasi domestik untuk tahun 2015. Rendahnya volume permintaan dari dalam negeri menjadi alasan di balik revisi ekonomi tersebut. 

Target pertumbuhan ekonomi setara nilai gross domestic product Korea Selatan diturunkan oleh bank sentralnya dari 3,9% menjadi 3,4%. Pengumuman ini dipublikasikan sesaat setelah BOK menahan suku bunga acuannya di level 2% untuk 3 bulan berturut-turut pada pertemuannya tadi.

"Untuk kuartal akhir 2014 lalu, perekonomian diperkirakan tumbuh 0,4% dibandingkan triwulan sebelumnya atau jauh di bawah target awal sebesar 1%," kata Gubernur BOK Lee Ju-yeol. Penurunan harga minyak yang dialami oleh perusahaan pengelolaan migas dan bahan kimia menjadi salah satu biang kemunduran ekonomi di akhir 2014. Fakta tersebut membuat pertumbuhan ekonomi Korea untuk setahun penuh (2014) diprediksi hanya mencapai 3,4% atau lebih rendah dibandingkan target awal, 3,5%.

Otoritas meyakini situasi fundamental belum akan membaik di 2015 sehingga revisi target pertumbuhan diperlukan. Rendahnya daya beli konsumen diklaim menjadi 'titik lemah' di sektor perekonomian negeri ginseng untuk beberapa bulan ke depan. BOK memperkirakan level harga konsumen hanya naik 1,9% tahun ini atau jauh di bawah prediksi sebelumnya, 2,4%. Adapun rata-rata inflasi untuk tahun 2014 lalu hanya mencapai 1,3% atau lebih rendah dibandingkan target bank sentral di kisaran 2,5%-3,5%.

Beberapa hari lalu, pelaku pasar sudah memperkirakan penurunan target ekonomi karena kondisi ekonomi di lapangan belum berbalik positif. HSBC memperkirakan target kenaikan GDP diturunkan yakni dari 3,9% menjadi 3,1%. "Kami yakin bahwa bank sentral akan menurunkan outlook gross domestic product untuk tahun 2015, namun masih akan di atas proyeksi kami di 3,1%," ulas HSBC sebelum pertemuan bank sentral.

HSBC juga memperkirakan Bank of Korea memiliki ruang untuk menahan suku bunganya sampai akhir kuartal pertama 2015. Jika sampai kuartal II belum ada bukti perbaikan ekonomi, Bank of Korea baru akan bertindak. "Tingkat pertumbuhan yang rendah dan inflasi yang tidak kondusif memperkuat asumsi perlunya suku bunga yang lebih rendah," menurut HSBC.

(dim)

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar