Selasa, 23 Mei 2017

breaking-news GBPUSD turun ke 1.2972 pasca teror bom di Inggris

world-economy  World Economy

Bank Sentral China Bersikap Dingin Pada Situasi Likuiditas Perbankan

Selasa, 18 Juni 2013 21:18 WIB
Dibaca 423

Monexnews -

Tingkat suku bunga di pasar uang China masih bertahan di level tinggi mengindikasikan bahwa ketegangan sistem keuangan masih potensial untuk berlanjut.

Biaya pinjaman interbank yang dikenal dengan istilah repo rate bertahan di level 6.82%, mendekati level rekor tertingginya di 6.90% yang diraih pada hari Jumat. Padahal sepanjang tahun ini rata-rata bunga repo rate tersebut berada di kisaran 3.30% sebelum krisis likuiditas mencuat di akhir bulan lalu.

Sinyal terakhir dari bank sentral yang belum berencana untuk menambahkan likuiditas di sistem keuangan hari Selasa, menunjukkan bahwa masih ada resiko pelemahan. Alhasil indeks komposit Shanghai anjlok 7.1%, sementara yield obligasi China yang bertenor pendek menanjak lebih dari 40 basis point.

Lembaga perbankan besar di China mendesak bank sentral untuk menambahkan likuiditas di pasar dengan mengurangi minimum deposit untuk menghindari potensi masalah keuangan. Namun berbagai analis melihat, Beijing kemungkinan berupaya memanfaatkan kekacauan market untuk menguji kapasitas perbankan terhadap resiko. Kenaikan biaya pinjaman akan menguji kemampuan bank tersebut untuk menambah modal dan dapat menunjukkan bahwa bank tertentu telah mengambil resiko terlampau besar sehingga mendapatkan masalah likuiditas.

PBoC yang masih bersikap tenang menunjukkan bahwa situasi likuiditas secara keseluruhan saat ini tidak terlalu mengkhawatirkan pada fase ini.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar