Selasa, 25 Juli 2017

world-economy  World Economy

Beberapa Persiapan Untuk Pemerintahan Baru di 2015

Jumat, 29 Agustus 2014 12:49 WIB
Dibaca 541

Monexnews - Keketatan likuiditas menjadi salah satu hal yang kemungkinan terjadi jika Amerika Serikat menaikkan suku bunga-nya. Oleh sebab itu, pemerintah akan membutuhkan ruang fiskal yang lebih besar. Menurut Menteri Keuangan M. Chatib Basri ada beberapa yang yang bisa dipersiapkan oleh pemerintah baru.

Pertama adalah diversifikasi sumber pembiayaan, dimana ketergantungan terhadap sumber dari luar harus ditekan. Sumber pembiayaan dalam negeri mulai dikembangkan. “Saya sudah minta BPJS untu membeli SUN (Surat Utang Negara), agar sumber financing gak tergantung kepada luar. Kalo foreign holder tinggi saat AS naikin bunga, akan ada reverse capital yang tinggi sekali,” jelasnya saat acara Indonesia Banking Expo di Jakarta, pada Kamis (28/8).

Selain itu, pendalaman pembiayaan (financial deepening) juga harus dilakukan untuk menjaga agar likuiditas domestik tidak terlalu ketat. “Financial deepening ini mulai kita lakukan agar dolar tidak mendominasi. Seperti kita keluarkan Euro Bond, sukuk untuk domestik, ini penting sekali,” katanya.

Yang lainnya, menurut Chatib adalah dengan menaikkan harga BBM, dimana jika dilakukan dapat menambah ruang fiskal sebanyak Rp96 triliun. Chatib yakin, walau tahun 2015 masih penuh dengan tantangan ekonomi, namun, pasti ada ruang untuk menjawab tantangan tersebut. (as)


Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

*disadur tanpa penyuntingan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar