Kamis, 30 Maret 2017

breaking-news GDP AS Q4 direvisi naik menjadi 2.1%, Klaim Penganguran turun menjadi 258K.

world-economy  World Economy

Beberapa Petinggi BoJ Ragu Dengan Inflasi Jepang

Kamis, 6 November 2014 8:27 WIB
Dibaca 409

Monexnews - Minutes pertemuan BoJ pada 6-7 Oktober silam menunjukan beberapa petinggi bank sentral utarakan bahwa inflasi dapat melambat hingga di bawah 1% akibat turunnya harga produk energi. Minutes yang dirilis pagi ini juga menunjukan kecemasan beberapa petinggi bahwa perlambatan inflasi juga dapat ditimbulkan akibat berkurangnya laju belanja konsumen. Meski demikian, mayoritas petinggi BoJ sepakat bahwa inflasi akan meningkat kembali seiring membaiknya output gap. Mayoritas petinggi BoJ juga sepakat bahwa pelemahan yen berdampak positif terhadap ekonomi Jepang

Pada pertemuan 6-7 Oktober lalu, BoJ tidak merubah kebijakannya meski ada kekhawatiran akan sulitnya tercapai target inflasi 2% akibat kenaikan pajak April silam. Namun, pada pertemuan berikutnya di 31 Oktober, BoJ mengejutkan pasar dengan menambah jumlah pembelian obligasi pemerintah seiring kenaikan inflasi dan aktivitas perekonomian tidak seperti yang diperkirakan. Pidato BoJ's Kuroda kemarin bahkan menegaskan keinginan bank sentral untuk mengakhiri ancaman deflasi seraya utarakan tidak adanya batasan kebijakan yang dapat ditempuh bank sentral untuk mencapai target inflasi.  (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar