Rabu, 26 Juli 2017

world-economy  World Economy

Beijing Sinyalkan Pesimisme Pertumbuhan Ekonomi

Rabu, 5 Maret 2014 20:52 WIB
Dibaca 455

Monexnews -

Meski pemimpin China mempertahankan target pertumbuhan GDP nya tidak berubah di angka 7.5%, namun para pemangku kebijakan China memberikan sinyal bahwa mereka lebih khawatir dibanding sebelumnya jika target tersebut tidak akan tercapai sehingga kebijakan untuk menggelontorkan kredit kemungkinan masih akan dipertahankan.

Sinyal untuk memberikan arus modal pinjaman untuk mendongkrak pertumbuhan merupakan salah satu indikasi bahwa pemerintah cukup khawatir jika pelemahan ekonomi dapat memicu lonjakan angka pengangguran dan kegagalan berbagai korporat.

PM China, Li Keqiang juga menyatakan bahwa anggaran belanja pemerintah telah dinaikkan lebih dari 9% yang akan digunakan untuk menambah perumahan untuk masyarakat, sementara defisit fiskal secara keseluruhan diproyeksikan naik lebih dari 12%.

World Bank sendiri memperkirakan pertumbuhan ekonomi China akan merosot dari level 8.6% di kurun 2011 – 2015, ke level 5% pada tahun 2026 – 2030 dengan asumsi bahwa China tidak mengalami shock financial dan dapat melanjutkan reformasi untuk mendorong pertumbuhan di industri teknologi, entrepreneurs dan jasa.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar