Selasa, 23 Mei 2017

world-economy  World Economy

Bernanke Berupaya Perpanjang Kebijakan Easy Money The Fed

Kamis, 18 Juli 2013 21:23 WIB
Dibaca 1228

Monexnews -

Ketua The Fed Ben Bernanke memberikan klarifikasi atas parameter angka pengangguran sebagai acuan kalkukasi bank sentral untuk menaikkan suku bunga.

Sejak Desember tahun lalu, The Fed telah menyatakan bahwa tingkat suku bunga jangka panjang yang kini berada di level nol, tidak akan dinaikkan sampai setidaknya angka pengangguran jatuh dibawah 6.5% dan laju inflasi tidak mendekati 2%. Namun Bernanke menjelaskan bahwa The Fed mungkin akan tetap mempertahankan suku bunga nol meski angka pengangguran jatuh dibawah 6.5%, sejauh ini angka pengangguran AS bertengger di 7.6%.

Bernanke menegaskan bahwa jika angka inflasi yang sangat rendah dikombinasi dengan penurunan angka pengangguran, maka The Fed mungkin tidak merasa mendesak untuk menarik kebijakan dana murah The fed.

Selain itu, angka pengangguran mungkin jatuh disebabkan oleh penurunan partisipasi karyawan yang lebih memilih untuk buka usaha sendiri. Kesimpulannya adalah meski angka pengangguran mencapai 6.5%, namun kenaikan suku bunga belum akan terjadi.

Selain itu, Bernanke menjelaskan aspek lainnya dari kebijakan pelonggaran The Fed, yakni program pembelian aset sebesar $85 milyar per bulan. The Fed berpotensi menarik program tersebut sebulan lebih awal jika laju pertumbuhan membaik sesuai ekspektasi dan inflasi mulai merangkak mendekati target 2%.

Secara keseluruhan Bernanke tampaknya berupaya mengarahkan kebijakan easy money The Fed lebih lama dibanding indikasi The Fed bulan lalu, seiring dengan adanya tantangan pada ekonomi dan inflasi yang cukup rendah.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar