Jumat, 26 Mei 2017

world-economy  World Economy

BI Berupaya Batasi Spekulasi Rupiah

Rabu, 6 Februari 2013 20:15 WIB
Dibaca 450

Monexnews -

Meskipun bank sentral lainnya di Asia mempertimbangkan kebijakan untuk melemahkan mata uang nya akibat kondisi pelemahan tajam mata uang Yen Jepang, Bank Indonesia malah mengumumkan capital control untuk mendorong Rupiah bergerak ke arah sebaliknya.

BI menyatakan akan mengeluarkan larangan bank komersil untuk memperdagangkan kontrak NDF (Non deliverable forwards) untuk USDIDR sehingga upaya spekulasi di mata uang tersebut akan semakin sulit.

Sebagai salah satu negara tujuan investasi asing seiring boomingnya pasar konsumen dan pertumbuhan masyarakat kelas menengah, sehingga laju GDP Indonesia stabil diatas 6% dalam dua tahun terakhir. Bagaimanapun laju investasi yang masuk ke Indonesia mulai melambat akibat resiko pemilu tahun depan, serta masalah baru nasionalisme ekonomi serta korupsi yang dipandang oleh para investor berpotensi menghambat arus hot money.

Beberapa waktu lalu, salah satu pejabat senior menyarankan grup energi ExxonMobil untuk mengganti Dirut Exxon untuk Indonesia, sehingga memicu kecemasan intervensi pemerintah. Chevron juga sudah memperingatkan akan memangkas investasi nya di Indonesia jika keadaan tidak juga kondusif. Secara terpisah, AS mengajukan complain terhadap WTO terhadap kebijakan pembatasan impor Indonesia.

Secara keseluruhan minat investor asing telah rusak akibat resiko politik yang klasik, serta intervensi pemerintah di sektor pertambangan. 

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar