Rabu, 18 Januari 2017

breaking-news PM Inggris Theresa May: Pemerintah Akan Ajukan Kesepakatan Brexit Baru Untuk Voting Parlemen

world-economy World Economy

BI Dukung Kenaikan Tarif PPh Impor

Kamis, 21 November 2013 13:42 WIB
Dibaca 503

Monexnews - Rencana Pemerintah untuk menaikkan tarif Pajak Penghasilan (PPh) pasal 22 yang dikenakan terhadap sejumlah impor barang konsumsi dari semula 2,5 persen menjadi 7,5 persen didukung penuh oleh Bank Indonesia (BI). Hal tersebut disampaikan Gubernur BI Agus Martowardojo pada Rabu (20/11) di Jakarta. "Kalau ini sudah diimplementasikan tentu baik," katanya.

Kenaikan tarif PPh tersebut, menurutnya, mampu memberi kontribusi terhadap tambahan pajak atau bea masuk impor, yang pada gilirannya dapat menciptakan perekonomian nasional yang sehat. "Langkah ini baik untuk memberikan tambahan pajak atau bea masuk impor agar tercipta kondisi ekonomi yang lebih sehat," imbuhnya.

Menurut Gubernur BI, selain memperkuat berbagai paket kebijakan ekonomi yang telah diluncurkan pada Agustus 2013, rencana penaikan pajak penghasilan (PPh) pasal 22 merupakan upaya nyata pemerintah dalam pengendalian impor, defisit neraca perdagangan serta defisit neraca transaksi berjalan. “Kebijakan (penaikan tarif PPh) tersebut sejalan dengan paket kebijakan di Bulan Agustus,” jelasnya.(ak)



Sumber: publikasi resmi Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id


*disadur tanpa perubahan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar