Senin, 27 Maret 2017

world-economy  World Economy

BI: Perbankan Syariah Berkembang Pesat

Selasa, 17 Desember 2013 10:40 WIB
Dibaca 502

Monexnews - Perkembangan perbankan syariah dalam kurun waktu satu tahun terakhir tergolong pesat, khususnya pada Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) yang mendominasi aset perbankan syariah.

Dari data Bank Indonesia (BI), tercatat aset perbankan syariah per Oktober 2013 meningkat menjadi Rp229,5 triliun (yoy). Bila ditotal dengan aset Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Syariah, maka aset perbankan syariah mencapai Rp235,1 triliun. “Pertumbuhan tersebut masih berada dalam koridor revisi proyeksi pertumbuhan tahun 2013 yang telah mempertimbangkan perlambatan pertumbuhan ekonomi, ditambah dengan siklus pertumbuhan akhir tahun yang pada umumnya aset perbankan syariah akan mengalami peningkatan yang cukup berarti,” demikian disampaikan Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI dalam keterangan resminya, Senin (16/12).

Ia menambahkan, upaya pengembangan pasar perbankan syariah yang telah dilakukan BI dan pelaku industri yang tergabung dalam iB Campaign mampu memperbesar market share perbankan syariah dalam peta perbankan sehingga mencapai ± 4,8 persen per Oktober 2013, dengan jumlah rekening di perbankan syariah mencapai ± 12 juta rekening atau 9,2 persen dari total rekening perbankan nasional serta jumlah jaringan kantor mencapai 2.925 kantor.

Sepanjang 2013, dampak makro ekonomi lanjutan atas krisis keuangan global yang cenderung melambatkan laju pertumbuhan ekonomi di banyak negara di dunia serta menurunkan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia, diakui BI turut mempengaruhi industri perbankan syariah nasional. BI berharap, kondisi perekonomian global tahun depan akan lebih baik dan geliat ekonomi domestik semakin positif sehingga memberikan lingkungan usaha yang kondusif bagi pertumbuhan industri perbankan nasional yang lebih baik.

Dengan kondisi tersebut, BI memproyeksikan pada 2014 mendatang pertumbuhan aset perbankan syariah tetap akan berada dalam tiga skenario dari baseline sampai dengan optimis, tetapi diharapkan berada dalam kisaran moderat sampai dengan optimis dengan kisaran growth dari 19 hingga 29 persen.(wa)

Sumber: publikasi resmi Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

*disadur tanpa perubahan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar