Minggu, 26 Maret 2017

world-economy  World Economy

BI Pertahankan Suku Bunga di 5.75 %

Selasa, 14 Mei 2013 17:01 WIB
Dibaca 400

Monexnews - Indonesia mempertahankan suku bunga yang tidak berubah untuk pertemuan yang ke 15 kalinya berturut-turut seiring adanya ancaman inflasi yang datang dari rencana kenaikan harga BBM yang dapat melampaui resiko dari lambatnya pertumbuhan.

Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution dan para anggota dewan menahan suku bunga acuan pada rekor terendah di 5.75 persen, kata bank sentral pada hari ini di Jakarta. Keputusan tersebut sudah diprediksi oleh semua dari 21 ekonom yang di survei oleh Bloomberg News. Ini adalah pertemuan terakhir Darmin Nasution sebelum posisinya digantikan ke mantan menteri keuangan Agus Martowardojo pada akhir bulan ini.

Indonesia bergabung dengan tetangganya di Asia tenggara yaitu Malaysia dalam mempertahankan biaya pinjaman yang stabil walaupun bank sentral lainnnya di wilayah tersebut  dari mulai Australia sampai India telah memangkas suku bunga pada bulan ini untuk mendorong pertumbuhan. Pemerintah berencana untuk mengurangi subsidi bahan bakar untuk mengurangi tekanan pada keuangan negara, yang para ekonom prediksi termasuk oleh Chua Hak Bin dari Bank of America Corp, mungkin masalah subsidi BBM  dapat menyebabkan  inflasi bisa naik sampai 8 persen.

“Inflasi masih tinggi dan itu berada di luar kisaran target BI,” kata Chua sebelum di umumkannya suku bunga. Dengan pertumbuhan GDP yang melambat,” hal tersebut semakin mempersulit pengambilan keputusan oleh Bank Indonesia seiring Indonesia memiliki kepentingan perdagangan pada dua objek tersebut.” Tambahnya.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar