Jumat, 22 September 2017

world-economy  World Economy

BI Pertahankan Suku Bunga Di Level 7,5%

Selasa, 8 April 2014 15:51 WIB
Dibaca 531

Monexnews -

Bank sentral Indonesia mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah untuk pertemuan kelima kalinya berturut-turut, memperpanjang jeda dalam pengetatan moneter seiring melambatnya inflasi.

Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo dan para anggota dewan lainnya mempertahankan suku bunga acuan di level 7,5%, kata bank sentral pada hari ini di Jakarta, ini merupakan sebuah keputusan yang sama dengan semua dari 21 ekonom yang di survey oleh Bloomberg News. BI juga mempertahankan suku bunga fasilitas deposito tidak berubah di level 5,75%.

Agus Martowardojo memulai siklus pengetatan moneter yang paling agresif dalam delapan tahun terakhir hanya dalam sebulan sejak dia menjadi pemimpin di BI pada bulan Mei yang mana itu telah membuat rupiah menguat, meredam defisit currenct account dan menurunkan tekanan harga. Harga konsumen di negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara mereda ke level terendah dalam sembilan bulan di bulan Maret.

“Bank Indonesia berada dalam posisi mempertahankan suku bunga tidak berubah sampai akhir tahun,” kata David Sumual, kepala ekonom di PT Bank Central Asia di Jakarta, yang mengatakan sebelum laporan di rilis, menunjuk pada inflasi yang di bawah kendali dan harapan pasar untuk pemerintahan yang baru setelah pemilu presiden di bulan Juli.

Rupiah menguat sebesar 7,1% pada kuartal lalu, itu merupakan kenaikan terbesar sejak periode tiga bulan sampai Juni 2009. Mata uang rupiah di perdagangkan naik sebesar 0.1% menjadi 11,288 per dollar pada sore ini, harga di ambil dari beberapa bank lokal.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar