Sabtu, 22 Juli 2017

world-economy  World Economy

BI Tak Mampu Hadang Rupiah Jebol 10.000

Senin, 15 Juli 2013 14:32 WIB
Dibaca 556

Monexnews - Bank Indonesia (BI) akhirnya tidak mampu menghadang laju pelemahan rupiah untuk menembus ke atas level 10,000 terhadap dollar AS pada perdagangan awal pekan (Senin, 15/7).    

Dollar nampak bergerak liar ke atas Rp 10.000 untuk kali pertama sejak September 2009 lalu hingga mendarat di level terkuatnya pada 10020 dan kemudian stabil di 10010, platform Reuters. Sedangkan kurs yang tercatat pada Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) BI, rupiah tembus ke level Rp 10024 per dolar AS. Penguatan dollar diyakini juga terjadi di negara-negara berkembang lainnya di Asia.

Menurut Gubernur BI - Agus Martowardojo, depresiasi nilai tukar rupiah terutama dipengaruhi penyesuaian kepemilikan non-residen di aset keuangan domestik yang dipicu oleh sentimen negatif terkait isu rencana pengurangan (tapering off) stimulus moneter oleh the Fed. BI sendiri mengungkapkan bahwa perekonomian global masih cenderung melambat serta diliputi ketidakpastian yang tinggi. Hal ini mengakibatkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus melemah.

Dijelaskan pula, faktor eksternal turut mempengaruhi nilai tukar di banyak negara bukan hanya Indonesia saja. Pertumbuhan ekonomi AS diprediksi tidak akan sekuat perkiraan semula, meskipun aktivitas produksi dan konsumsi menunjukkan perbaikan. Permasalahan ekonomi Eropa juga masih belum menunjukan tanda-tanda perbaikan yang berarti. Sementara pertumbuhan ekonomi China dan India tercatat lebih rendah dibandingkan dengan proyeksinya, meskipun masih cukup tinggi.(dar)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar