Minggu, 17 Desember 2017

world-economy  World Economy

BKPM: RI Berpotensi Jaring Investor Lebih Banyak

Selasa, 17 Desember 2013 17:21 WIB
Dibaca 403

rial, helvetica, sans-serif;">Monexnews - Pemerintah Indonesia bersama seluruh pemangku kepentingan akan menghadapi dan harus dapat mengantisipasi berbagai potensi negatif yang akan muncul. Demikian ditegaskan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Mahendra Siregar di Gedung BKPM, Jakarta, pada Senin (16/12).

Terkait peningkatan pembangunan infrastuktur, Mahendra menjelaskan, pemerintah akan memperkuat kemampuan public-private partnership di berbagai kementerian. Pihaknya bahkan optimistis, dalam kondisi gejolak global seperti saat ini jumlah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang go public akan lebih banyak. Sebelumnya, ia juga mengatakan bahwa dalam keadaan krisis seperti saat ini, dimana negara-negara lain tengah sibuk melakukan reformasi ekonomi, Indonesia seharusnya dapat lebih giat lagi menarik investor asing untuk berbisnis ke dalam negeri.

Pemerintah, lanjut Mahendra, juga akan meneruskan komitmen kuat untuk meningkatkan ease of doing business dengan melakukan 17 tindakan di 8 bidang. “Pemerintah sedang melakukan finalisasi sektor-sektor yang terbuka bagi investasi internasional dan nasional. Indonesia juga akan terus memperhatikan aspek sosial. Pemerintah tengah mereformasi jaminan kesehatan nasional yang dimulai pada 2014,” ungkapnya.(ak)


Sumber: publikasi resmi Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

*disadur tanpa perubahan


(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar