Rabu, 25 Januari 2017

breaking-news Keputusan Mahkamah Agung Inggris: proses formal Brexit harus melalui persetujuan parlemen.

world-economy  World Economy

BoE's Forbes Khawatir Dengan Current Account Inggris

Rabu, 19 November 2014 9:03 WIB
Dibaca 541

Monexnews - Perlambatan aliran dana keuangan global sejak krisis 2008-09 akan membuat Inggris lebih sulit mendanai defisit current account, menurut petinggi BoE Kristin Forbes. BoE's Forbes utarakan aliran modal antar negara telah turun tajam sejak sistem perbankan global hampir bangkrut 7 tahun lalu dan belum kembali ke level sebelum krisis. Ini dapat memberikan dampak terhadap perekonomian Inggris mengingat perannya sebagai salah satu pusat keuangan dunia.

"Berkurangnya aliran modal perbankan internasional dapat membuat Inggris lebih sulit dan lebih mahal membiayai defisit current account," ujar Forbes ketika menyampaikan pidato di Queen Mary University. Defisit current account mencapai 5,2% GDP di kuartal kedua 2014; tidak begitu jauh dari rekor 5,6% GDP di kuartal ketiga 2013. Forbes mengatakan defisit belum akan turun dalam waktu dekat mengingat masih lemahnya permintaan dari mitra dagang Inggris.

Sementara itu, sterling masih berkutat dekat level rendah 13 bulan di awal sesi Asia. GBPUSD kini diperdagangkan 1.5610; dekat level terlemah 13 bulan 1.5591 yang diraih Jumat silam. (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar