Senin, 16 Januari 2017

world-economy World Economy

BoJ Coba Tenangkan Pasar Obligasi Jepang

Kamis, 23 Mei 2013 12:00 WIB
Dibaca 522

Monexnews - Bank of Japan umumkan fasilitas pendanaan ¥2 triliun dan operasi pembelian obligasi ¥810 miliar demi menenangkan pasar obligasi Jepang. Yield (biaya pinjaman) obligasi pemerintah Jepang bertenor 10 tahun naik hingga menyentuh 1% di perdagangan Kamis; lebih tinggi dari level penutupan 0,885% pada hari Rabu. "Fasilitas pendanaan akan menyediakan pinjaman jangka pendek bagi institusi keuangan pasca kenaikan volatilitas yield obligasi bertenor jangka panjang," tulis pernyataan BoJ.

Kenaikan ini mencerminkan adanya ketidak-percayaan investor terhadap kemampuan Jepang untuk mengendalikan pasar obligasi. Investor sepertinya kecewa setelah hasil pertemuan BoJ kemarin tunjukan bank sentral tidak umumkan kebijakan apapun untuk mengatasi kenaikan biaya pinjaman pemerintah. Gubernur BoJ Kuroda memang telah utarakan tujuannya untuk menurunkan biaya pinjaman obligasi pemerintah. Namun, di awal pekan Kuroda mengutarakan kenaikan yield merupakan hal yang lumrah seiring outlook ekonomi membaik. Ini membuat investor bingung atas sikap bank sentral atas kenaikan yield. Jika yield obligasi pemerintah terus meningkat maka ini dapat menyulitkan upaya pemerintah untuk memulihkan perekonomian karena akan meningkatkan beban pembayaran utang pemerintah apalagi dengan rasio utang Jepang yang mencapai 200% GDP.

Sementara itu, yen menguat dan Nikkei terpuruk di sesi Asia. USD/JPY kini diperdagangkan 102.62; menjauhi level tinggi harian 103.56. Nikkei futures kini diperdagangkan 15120; menjauhi level tinggi harian 15955 (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar