Selasa, 23 Mei 2017

world-economy  World Economy

BOJ Diperkirakan Pangkas Proyeksi Inflasi

Selasa, 6 Januari 2015 18:11 WIB
Dibaca 495

Monexnews - Terus menurunnya harga minyak membuat Bank of Japan diperkirakan akan menurunkan proyeksi inflasi untuk satu tahun fiskal yang berakhir Maret 2015. Bank sentral Jepang tersebut belum memberikan sinyal akan memberikan stimulus moneter lebih lanjut, namun penurunan proyeksi inflasi dapat memicu spekulasi akan adanya pemambahan stimulus, dimana para ekonom juga telah memperkirakan kemungkinan tersebut. Inflasi Jepang yang disesuaikan dengan kenaikan pajak penjualan pada bulan November lalu turun menjadi 0,7%.

BOJ diperkirakan akan menurunkan proyeksi inflasi yang saat ini sebesar 1,2% pada rapat kebijakan moneter yang akan diadakan pada 20 - 21 Januari mendatang. Jika terjadi maka penurunan proyeksi tersebut menjadi yang kedua setelah pada bulan Oktober lalu BOJ melakukan hal tersebut, serta mengejutkan pasar dengan meningkatkan monetary base atau program pembelian aset.

Namun masih belum diketahui apakah BOJ akan menurunkan proyeksi inflasi untuk tahun fiskal yang berakhir Maret 2016, dengan perkiraan saat ini 1,7%. Kebutuhan Jepang akan minyak mentah hampir terpenuhi seluruhnya melalui impor, sehingga dalam jangka pendek penurunan harga minyak akan turut menekan inflasi. Dalam jangka panjang, penurunan harga minyak dapat memicu belanja konsuem yang pada akhirnya akan menaikkan inflasi. Namun muncul ketidakpastian seberapa cepat hal tersebut akan terjadi, khususnya pada ekonomi Jepang yang mengalami deflasi lebih dari satu dekade. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar