Jumat, 26 Mei 2017

breaking-news Klaim Pengangguran AS naik ke 234K pekan lalu,sebelumnya 232K, perkiraan 238K

world-economy  World Economy

BoJ Kaji Strategi Untuk Atasi Gejolak Obligasi

Rabu, 17 Juli 2013 7:45 WIB
Dibaca 414

Monexnews - Minutes pertemuan Bank of Japan (BoJ) pada 10-11 Juni silam menunjukan bank sentral Jepang tengah mengkaji strategi yang dapat mengatasi gejolak pasar obligasi. Beberapa petinggi BoJ mengatakan perpanjangan durasi operasi pendanaan fixed-rate dapat meredam fluktuasi biaya pinjaman yang berlebihan. Meski demikian, petinggi BoJ juga mengakui perpanjangan akan dilihat sebagai revisi atas kebijakan moneter saat ini. Operasi pendanaan fixed-rate menawarkan pinjaman hingga satu tahun dengan suku bunga sebesar 0,1%. 

Pertemuan BoJ tersebut dilakukan setelah kebijakan moneter longgar agresif BoJ memicu gejolak biaya pinjaman obligasi pemerintah Jepang. Sebagian investor memperkirakan BoJ akan memperpanjang program pinjaman perbankan pada pertemuan Juni demi mengatasi fluktuasi pasar. Namun, BoJ tidak mengambil langkah apapun. Analis melihat keenganan BoJ tersebut karena bank sentral tidak ingin mendorong perbankan untuk keluar dari pasar obligasi pemerintah. BoJ hanya ingin perbankan untuk bersikap lebih aktif dalam menyalurkan kredit kepada dunia usaha dan konsumen sehingga dapat turut membantu pemulihan ekonomi Jepang.

Sementara itu, yen terlihat melemah dan Nikkei futures berusaha mengurangi pelemahan setelah dirilisnya minutes BoJ. USD/JPY kini diperdagangkan 99.34; coba menjauhi level rendah harian 99.08. Nikkei futures kini diperdagangkan 14520; coba menjauhi level rendah harian 14465  (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar