Sabtu, 21 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

world-economy  World Economy

BOJ Kembali Merevisi Pembelian Obligasi Pemerintah

Kamis, 29 Mei 2014 23:40 WIB
Dibaca 407

Monexnews -

Bank of Japan akan merevisi pedoman pembelian obligasi pemerintah untuk ketiga kalinya sejak di mulainya stimulus moneter yang belum pernah terjadi sebelumnya pada tahun lalu, ini mencerminkan adanya tantangan yang akan di hadapi oleh Gubernur Haruhiko Kuroda dalam meningkatkan aktivitas perekonomian.

BOJ akan membeli obligasi pemerintah sekitar 150 milyar ($1.5 milyar) sampai 350 milyar yen untuk yang bertenor lebih dari 10 tahun, ini di bandingkan dengan pedoman sebelumnya yang membeli sebesar 200 milyar sampai 300 milyar yen, kata BOJ kemarin dalam sebuah pernyataan. BOJ akan membeli sekitar 6 triliun sampai 8 triliun yen untuk surat utang per bulannya, mereka merevisi pernyataan yang di tetapkan sebelumnya  untuk sekitar “7+ triliun yen.”

Perubahan tersebut memberikan BOJ ruang untuk mengurangi pembelian surat utang dengan tenor yang terpanjang  jika di perlukan, seiring durasi dari kepemilikannya mendekati batas atas dari kisaran target enam sampai delapan tahun. Tantangan untuk Kuroda adalah untuk memastikan stimulus BOJ dapat membantu menggerakan inflasi ke target 2% tanpa harus mengganggu pasar obligasi pemerintah terbesar kedua di dunia.

“Revisi yang di ulang dalam rencana pembelian obligasi menunjukkan bahwa BOJ harus berjuang dengan keras dalam mengelola pelonggaran moneter yang sangat besar,” kata Mari Iwashita, kepala ekonom pasar di SMBC Friend Securities Co. di Tokyo. “Dalam hal pembelian obligasi, ini mensinyalkan bahwa bank sentral sedang mendekati batasnya. Ini memungkinkan BOJ untuk akan melakukan perubahan kembali seiring mereka bertujuan untuk meningkatkan inflasi di saat mereka juga mencoba untuk mempertahankan nilai yield.”

Bank sentral memperhitungkan kondisi pasar dan membeli obligasi dengan cara yang fleksibel, berdasarkan pernyataan mereka. Pedoman yang baru ini akan berlaku pada tanggal 2 Juni.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar