Jumat, 21 Juli 2017

world-economy  World Economy

BOJ Mungkin Harus Nantikan Data Sebelum Kembali Melonggarkan Kebijakan

Senin, 24 Februari 2014 16:41 WIB
Dibaca 408

Monexnews - Bank of Japan mungkin seharusnya menantikan lebih banyak data pada musim panas sebelum memutuskan apakah akan melonggarkan kebijakan lebih lanjut, menurut ajudan Perdana Menteri Shinzo Abe, mengindikasikan pemerintah tidak menekan bank sentral untuk secepatnya menopang perekonomian. Seiring negara perekonomian terbesar ketiga di dunia tersebut menunjukkan perlambatan momentum menjelang kenaikan pajak penjualan nasional tanggal 1 April, spekulasi telah meningkat bahwa BOJ mungkin harus menambah program pembelian obligasi dan aset lain miliknya.

Namun Koichi Hamada, professor emeritus of economics pada Yale University, mengatakan “ Posisi saya lebih optimis bahwa Bank of japan harus memperhatikan ekonomi dengan seksama saat data ekonomi pasca kenaikan pajak dirilis." Data ekonomi besar menunjukkan dampak kenaikan pajak akan mulai dirasakan pada bulan Juni hingga bulan Juli. "Masih belum pasti seberapa besar dampak negatif dari kenaikan pajak penjualan pada pereokonomian," ucap Hamada, salah satu penasehat ekonomi Abe. Pekan lalu BOJ mempertahankan kebijakan espansioner miliknya namun memperpanjang dan memperluas program pinjaman untuk membantu mendorong perekonomian.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar