Rabu, 18 Januari 2017

breaking-news PM Inggris Theresa May: Pemerintah Akan Ajukan Kesepakatan Brexit Baru Untuk Voting Parlemen

world-economy World Economy

BOJ Akan Naikkan Perkiraan Inflasi Guna Hadapi Deflasi

Selasa, 23 April 2013 17:42 WIB
Dibaca 578

Monexnews - Seiring Bank of Japan bersiap untuk menaikkan perkiraan inflasi pekan ini, analis dari Goldman Sachs Group Inc. hingga JPMorgan Chase & Co. mengatakan proyeksi tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk mengakhiri deflasi. BOJ diperkirakan mengindikasikan bahwa target inflasi 2% akan dicapai pada musim semi tahun 2015, menurut laporan surat kabar Nikkei tanggal 18 April lalu. Bank sentral mungkin akan meningkatkan proyeksi kenaikan harga inti setidaknya menjadi 1.5% untuk tingkat tahunan yang berakhir pada bulan Maret 2015, menurut sumber.

Gubernur bank sentral Haruhiko Kuroda, yang pada pekan ini menggelar pertemuan keduanya, mengatakan dengan menaikkan perkiraan inflasi dapat menguat tingkat permintaan yang terpendam dan memicu pertumbuhan kredit dengan menghilangkan kecemasan bahwa bebang hutang sesungguhnya akan meningkat. BOJ beresiko kehilangan kredibilitas kecuali jika harga berhenti turun pada beberapa bulan kedepan, dengan data menunjukkan penurunan sebesar 0.3% di bulan Februari dan analis memperkirakan penurunan kembali di bulan Maret.

“Ini adalah permainan kepercayaan,” ucap Masamichi Adachi, ekonom senior pada JPMorgan di Tokyo dan mantan pejabat BOJ. “BOJ mencoba menggunakan perkiraan inflasinya unutk meyakinkan pasar bahwa mereka dapat mencapai target inflasi 2% dalam waktu 2 tahun, meski sejumlah pelaku pasar menganggap ini tidak realistis.”

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar