Minggu, 22 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

world-economy  World Economy

BOJ Pangkas Outlook Ekspor, Namun Kuroda Tetap Optimis

Jumat, 8 Agustus 2014 14:42 WIB
Dibaca 534

Monexnews - Bank of Japan mempertahankan pandagannya bahwa perekonomian Jepang sedang pulih namun memberikan outlook yang lebih buruk pada ekspor dan output, sesuai dengan data yang buruk belakangan ini yang mengikis harapan bahwa sektor ekspor akan membaik tepat waktu untuk meredakan dampak kenaikan pajak penjualan di bulan April lalu. Gubernur BOJ masih optimis terhadap outlook perekonomian, menggarisbawahi janji dari bank sentral bahwa tidak diperlukannya stimulus tambahan meski data pekan depan diperkirakan akan menunjukkan kontraksi paling besar pada aktivitas perekonomian sejak krisis keuangan global.

"Perekonomian Jepang mungkin akan terus pulih secara lambat dengan dampak dari kenaikan pajak penjualan di bulan April perlahan mulai mereda secara bertahap," ucap Kuroda pada konferensi pers. "Sektor ekspor dan output melemah,” ucapnya. “Namun skilus perekonomian yang positif masih terus ada seiring kondisi sektor tenaga kerja dan upah terus membaik."

BOJ memangkas outlook ekspor, yang telah menjadi penopang utama perekonomian seiring kenaikan pajak menekan tingkat konsumsi. "Sektor ekspor telah menunjukkan sinyal pelemahan,” ucap BOJ, merevisi penilaian bulan lalu yang mengatakan sektor ekspor bergerak sideways. Bank sentral juga mengakui adanya “sejumlah pelemahan” pada output industri.

"BOJ tidak perlu mengubah ekspektasinya bahwa inflasi akan kembali bertambah cepat akibat tingginya tingkat permintaan domestik," ucap Shuji Tonouchi, strategis senior fixed income pada Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities. "Bagaimanapun juga, resiko dari luar negeri telah meningkat, dan hal ini menempatkan BOJ dalam posisi yang lebih tidak nyaman."

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar