Kamis, 25 Mei 2017

world-economy  World Economy

BOJ Pertahankan Kebijakan Moneter, Naikkan Proyeksi Ekonomi

Jumat, 19 Desember 2014 11:19 WIB
Dibaca 570

Monexnews - Bank of Japan mempertahankan kebijakan stimulus moneternya pada hari Jumat dan memberikan outlook perekonomian yang leih cerah, memberikan titik cerah terhadap harapan bahwa usaha gabungan dengan Perdana Menteri Shinzo Abe untuk memulihkan perekonomian akan mendorong perusahaan untuk menaikkan tingkat upah dan investasi. Pertemuan tingkat suku bunga ini merupakan yang pertama kalinya semenjak kemenangan Abe pada pemilu tanggal 14 Desember lalu yang memberikannya mandat baru untuk melanjutkan usaha mengeluarkan Jepang dari deflasi selama 15 tahun. Setelah menambah stimulus 7 pekan yang lalu, BOJ mempertahankan janjinya untuk menaikkan base money, atau jumlah uang tunai dan deposit pada bank, dengan laju tahunan 80 trilyun yen (428.3 milyar pound) melalui pembelian aset secara agresif. 

Mengabaikan kekacauan pada pasar belakangan ini dan rapuhnya sentimen konsumen, BOJ merevisi naik outlook perekonomian dari bulan November, saat mengatakan adanya sinyal pelemahan output. "Perekonomian terus pulih secara moderat dengan dampak dari kenaikan pajak penjualan di bulan April mereda secara keseluruhan," menurut pernyataan BOJ pada kebijakan kebijakannya. BOJ juga merevisi naik outlook ekspor dan output dalam sinyal optimismenya bahwa Jepang sedang menuju pemulihan dari resesi di kuartal ketiga.
Pasar akan fokus pada konferensi pers dari Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda untuk petunjuk mengenai bagaimana berlanjutnya penurunan tajam pada harga minyak, dan yang menghasilkan perlambatan pada laju inflasi konsumen, akan mempengaruhi kebijakan bank sentral tahun depan. Gubernur diperkirakan akan kembali meyakinkan pasar bahwa program stimulus BOJ, yang dikenal sebagai "quantitative and qualitative easing" (QQE), akan tetap berlangsung hingga tahun depan, meski setelah Federal Reserve, yang telah mengakhiri stimulusnya, mempertimbangkan waktu kenaikan suku bunga. Kuroda juga mungkin akan kembali menghimbau perusahaan untuk menaikkan upah dan Abe untuk melanjutkan reformasi fiskal dan struktural.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar