Jumat, 26 Mei 2017

world-economy  World Economy

BoJ Punya Instrumen Jika Pelonggaran Masih Dibutuhkan

Jumat, 12 September 2014 9:43 WIB
Dibaca 508

Monexnews - Dalam wawancara dengan TV Jepang tadi malam, Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda mengatakan bank sentral memiliki instrumen jika pelonggaran moneter lebih lanjut dibutuhkan. "Tidak ada batasan atas apa yang dapat kami lakukan," ujar Kuroda ketika menjawab pertanyaan apakah bank sentral telah menggunakan semua opsi ketika meluncurkan stimulus agresif tahun lalu. "Jika diperlukan, kami dapat mengambil tindakan yang sesuai." Meski demikian, Kuroda utarakan belum perlunya mengambil tindakan saat ini.

Mengenai pelemahan yen yang terjadi belakangan ini terhadap Dollar AS, Kuroda menegaskan bahwa itu merupakan cerminan dari Fed yang tengah bersiap mengetatkan kebijakan moneternya di saat BoJ masih jalankan pemberian stimulus dalam skala besar. Kurodo juga membantah persepsi bahwa pelemahan yen yang berkelanjutan hanya akan memberikan lebih banyak dampak negatif akibat melonjaknya harga produk impor. "Saya kira pelemahan yen belakangan tidak memiliki dampak negatif yang esktrem pada perekonomian Jepang. Namun, terlepas apakah yen menguat atau melemah; penting bahwa pergerakan yen mencerminkan kondisi perekonomian," ujar Kuroda.

Sementara itu, yen terlihat melanjutkan pelemahannya di sesi Asia. USD/JPY kini diperdagangkan 107.25; setelah meraih 107.29, level terlemah 5 1/2 tahun barunya.  (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar