Jumat, 28 Juli 2017

world-economy  World Economy

BOJ Sato Peringatkan Efek Samping QQE

Rabu, 10 Juni 2015 18:38 WIB
Dibaca 3163

Monexnews - Anggotan dewan kebijakan Bank of Japan Takehiro Sato pada hari Rabu memperingatkan tentang berkurangnya dampak positif dan potensi kerugian dari mempertahankan program stimulus besar-besaran bank sentral untuk terlalu lama, antara lain menunda usaha pemerintah untuk memperbaiki sektor keuangan Jepang. Kemajuan yang stabil dalam mengembalikan kesehatan fiskal Jepang sangat krusial bagi kesuksesan quantitative dan qualitative easing (QQE) dari BOJ, termasuk penarikan program pembelian aset dalam jumlah besar dengan mulus, ucap Sato. Ia juga mengatakan bahwa ketika pelaku pasar telah cemas mengenai disiplin fiskal Jepang, mengendalikan tingkat suku bunga jangka panjang akan menjadi semakin sulit bagi BOJ.

Mengemban utang publik terbesar di dunia industri dan menunda kenaikan pajak penjualan tahun lalu, pemerintah akan merancang rencana fiskal bulan ini untuk mencapai target ambisiusnya untuk membawa anggaran primer menjadi surplus hingga tahun fiskal 2020. Sato mengakui bahwa program pembelian obligasi oleh BOJ memiliki dampak terhadap rencana fiskal pemerintah da memperingatkan potensi kerugian dari QQE, antara lain mengeringkan likuiditas pasar obligasi. Ia mengatakan bahwa BOJ mungkin akan menghadapi kesulitan untuk membeli obligasi pemerintah dengan laju saat ini seiring institusi keuangan kehabisan surat utang untuk dijual kepada bank sentral.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar