Kamis, 19 Januari 2017

breaking-news ECB pertahankan suku bunga acuan di 0.00% & suku bunga deposito di -0.40%

world-economy World Economy

BOJ Siap Ambil Tindakan Jika Kenaikan Pajak Beresiko Terhadap Inflasi

Kamis, 5 September 2013 17:12 WIB
Dibaca 477

Monexnews - Bank of Japan mengatakan negara perekonomian terbesar ketiga di dunia tersebut sedang pulih dan mensinyalkan penambahan stimulus hanya akan terjadi jika kenaikan pajak mengancam targetnya untuk mengangkat tingkat inflasi hingga 2% dalam 2 tahun. Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda pada hari Kamis mengatakan tidak perlu untuk kembali melonggarkan kebijakan untuk saat ini setelah sejumlah data belakangan ini membuat bank sentral menyatakan bahwa perekonomian sedang pulih, pandangan paling optimis sejak Maret 2008, sebelum krisis keuangan global.

Dirinya mengusulkan agar pemerintah menjalankan rencana menaikkan pajak penjualan dalam 2 tahap, mengatakan bahwa hal tersebut tidak akan menghambat perekonomian dan memperingatkan bahwa kebijakan fiskal dan moneter tidak dapat berbuat banyak jika tingkat kepercayaan pada sistem finansial Jepang telah hilang. "Belum pasti bagaimana harga obligasi pemerintah dan bursa saham akan bereaksi jika kenaikan pajak penjualan ditunda," ucap Kuroda pada konferensi pers pasca pertemuan kebijakan BOJ. "Namun jika kepercayaan apda sistem finansial Jepang hilang, hal ini akan mengakibatkan penurunan tajam pada harga oblgiasi, tidak ada pilihan lain selain mengetatkan kebijakan fiskal. Akan menjadi sangat sulit untuk menghadapi situasi seperti itu juga dengan kebijakan moneter," ucapnya.

Meredakan dampak kenaikan pajak terhadap perekonomian seharusnya lebih mudah mengingat pemerintah hanya perlu pelonggaran fiskal dan stimulus moneter tambahan, tambah Kuroda. "MEski jika pajak penjualan dinaikkan sesuai jadwal. Kami tidak memperkirakan perekonomian untuk melambat," ucapnya. "Namun jika beresiko mengancam target inflasi kami sebesar 2%, kami akan merespon dengan tepat."

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar