Senin, 29 Mei 2017

world-economy  World Economy

Bos Bitcoin Ditangkap atas Tuduhan Money Laundering dan Narkoba

Selasa, 28 Januari 2014 11:26 WIB
Dibaca 1131

Monexnews - Demam Bitcoin melanda masyarakat dunia. Koin emas yang digadang akan menjadi alat tukar paling populer di dunia ini sudah diakui penggunaannya oleh banyak merchant, khususnya perusahaan berbasis online. Pun demikian, pemakaian Bitcoin dianggap rentan membuka modus kejahatan baru seperti pencucian uang hasil transaksi narkoba.

CEO Bitcoin ditangkap oleh polisi New York di bandara John F. Kennedy pada hari Minggu lalu (26/01). Ia diduga terlibat dalam penjualan Bitcoin kepada pihak-pihak yang berkecimpung dalam dunia narkotika dan obat-obatan terlarang. Polisi menangkan Charlie Shrem karena adanya indikasi pelanggaran UU federal di Distrik Selatan New York.

Selain Shrem, polisi juga memenjarakan Robert M. Faiella, seorang broker Bitcoin yang juga anggota situs Silk Road. Keduanya diduga terlibat dalam penjualan Bitcoin senilai lebih dari $1 juta kepada para pengguna situs 'bawah tanah' Silk Road'. Situs ini ditengarai adalah wadah bagi para pengguna narkoba untuk bertransaksi secara ilegal, dan mereka mulai menggunakan Bitcoin sebagai alat tukarnya.

Shrem, yang masih berusia 24 tahun, diklaim kerap saling bertukar uang tunai dan Bitcoin dengan Faiella. Faiella sendiri memiliki pusat jual beli Bitcoin di situs Silk Road dengan nama ID 'BTCKing', yang konon dipakai oleh para pecandu narkoba sebagai alat tukar dalam transaksi mereka. Selain dituduh melakukan pencucian uang, Shrem didakwa telah lalai karena tidak melaporkan aktivitas ilegal Faiella kepada polisi. Kerjasamanya dengan supplier Bitcoin untuk situs narkoba ini dianggap menyalahi UU Bank Secrecy Act. Bahkan terdapat indikasi kalau Shrem juga merupakan pengunjung situs Silk Road, di mana ia membeli ganja untuk keperluannya sendiri.

"Gugatan terhadap Charlie Shrem merupakan simbol perlawanan kepada mereka yang masih saja mempromosikan obat-obatan terlarang," ujar James J. Hunt, Agen Drug Enforcement Administration. Kepala penyidikan kasus Shrem ini memperingatkan pihak-pihak yang menggunakan internet sebagai media jual beli narkoba untuk menghentikan aktivitasnya.

Masih belum ada kejelasan tentang bagaimana status Bitcoin pasca penangkapan CEO-nya akhir pekan lalu. Pihak kuasa hukum Shrem belum bisa dimintai keterangan oleh pihak media.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar