Jumat, 15 Desember 2017

world-economy  World Economy

BPS: Inflasi Desember 0.55%, Tahunan 8.38%

Kamis, 2 Januari 2014 11:43 WIB
Dibaca 649

Monexnews - Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini mengumumkan laporan inflasi bulan Desember. Kenaikan inflasi di bulan terakhir 2013 adalah sebesar 0.55% atau lebih tinggi dibandingkan inflasi bulanan edisi November yang hanya 0.12%. Sementara kenaikan inflasi tahunan adalah sebesar 8.38% dibandingkan bulan Desember 2012, atau lebih tinggi dibandingkan catatan inflasi tahunan edisi November yang 8.37%.

BPS menyatakan bahwa inflasi inti naik 4.98% dibandingkan tahun lalu atau lebih tinggi dibandingkan inflasi tahunan periode November yang sebesar 4.80%. Komponen inti pada Desember 2013 mengalami inflasi sebesar 0.45% persen atau terjadi kenaikan indeks dari 136,92 pada November 2013 menjadi 137,54 pada Desember 2013. komponen yang harganya diatur pemerintah mengalami inflasi 0.52%, dan komponen bergejolak mengalami inflasi 0.79%.

Menurut BPS, selama (Januari-Desember) tahun 2013 telah terjadi inflasi sebesar 8.38% atau terjadi kenaikan indeks dari 135,49 pada bulan Desember 2012 menjadi 146,84 pada Desember 2013. Dilihat dari besarnya sumbangan/andil inflasi, kelompok bahan makanan memberikan andil inflasi 2.75%; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 1.34%; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 1.48%; kelompok sandang 0.04%; kelompok kesehatan 0.15%; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0.26%; dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan memberikan sumbangan inflasi 2.36%.

Selama tahun 2013 kelompok-kelompok pengeluaran mengalami inflasi, masing-masing: kelompok bahan makanan 11.35%; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 7.45%; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 6.22%; kelompok sandang 0.52%; kelompok kesehatan 3.70%; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 3.91%; dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 15.36%.

Jenis barang dan jasa yang dominan memberikan sumbangan inflasi selama tahun 2013 antara lain: bensin 1.17%; tarif angkutan dalam kota 0.75%; bawang merah dan tarif listrik masing-masing 0.38%; cabai merah 0.31%; ikan segar 0.30%; beras, nasi dengan lauk, dan tarif sewa rumah masing-masing 0.20%; rokok kretek filter 0.19%; tarif angkutan udara 0.18%; upah tukang bukan mandor dan bahan bakar rumah tangga masing-masing 0.16%; mie 0.12%; daging ayam ras, daging sapi, dan jeruk 0.11%; upah pembantu rumah tangga dan tarif angkutan antar kota masing-masing 0.10%; dan ikan diawetkan 0.09%

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar