Selasa, 25 Juli 2017

world-economy  World Economy

Cadangan Devisa Indonesia US$92,671 Miliar

Kamis, 15 Agustus 2013 11:36 WIB
Dibaca 476

Monexnews - Bank Indonesia pada Rabu (14/8) mencatat cadangan devisa Indonesia berada di angka 92,671 miliar dolar AS. Menurunnya cadangan devisa negara merupakan implikasi dari operasi pasar terbuka, utamanya yaitu intervensi BI terhadap nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah terus melemah sejak awal tahun. Pada penutupan perdagangan di spot valuta asing (valas) antarbank, rupiah turun ke level Rp10,318 per dolar AS, yang terdepresiasi 7,06 persen dari posisi akhir tahun lalu. Cadangan devisa saat ini setara 5,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri.

"BI tetap harus jaga kestabilan nilai tukar, meski nilai tukar bergerak melemah, tapi kami jaga melemahnya bergerak secara smooth," ujar Direktur Departemen Komunikasi BI Peter Jacobs di Jakarta, Rabu (14/8). Pihaknya mengatakan, nilai cadangan devisa saat ini setara dengan 5,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. "Masih cukup baik. Ini posisi Juli, jadi masih belum banyak dipengaruhi lelang swap, suplai valas memang masih minim pada Juli," jelasnya.

BI mencatat, cadangan devisa Indonesia semakin tergerus. Posisi cadangan devisa akhir Juli yang berada di angka 92,671 miliar dolar AS, merupakan yang terendah sejak November 2010 yaitu sebesar 92,759 miliar dolar AS. Ditambahkan Peter, menurunnya cadangan devisa juga didorong oleh pembayaran utang korporasi, pembagian dividen dalam mata uang dolar AS dan aktivitas impor dan pasokan valas dari sisi ekspor yang belum masuk. Seperti diketahui, nilai cadangan devisa pada sepanjang Juli berkurang hingga melampaui Rp56,65 triliun. (ak)


sumber: Rilis Resmi Kementerian Keuangan Republik Indonesia

(www.depkeu.go.id) 


(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar