Minggu, 26 Maret 2017

world-economy  World Economy

Cameron Ingin Skotlandia Jaga Keutuhan Inggris

Selasa, 16 September 2014 10:05 WIB
Dibaca 515

Monexnews - Perdana Menteri Inggris, David Cameron, menyerukan Skotlandia untuk tetap menjadi bagian dari Kerajaan Inggris menjelang berlangsungnya referendum pada Kamis 18 September mendatang. Dalam kunjungan hari terakhirnya di Skotlandia, Cameron memperingatkan bahwa kemenangan suara kemerdekaan tidak akan dapat dibalikan.

Survei terakhir menunjukan ketatnya persaingan suara antara kubu kemerdekaan Skotlandia dengan kubu Skotlandia tetap menjadi bagian dari Inggris. Referendum ini dapat menjadi babak baru jika Skotlandia memutuskan untuk merdeka setelah menjalin serikat dengan England, Wales, dan Irlandia Utara membentuk United Kingdom pada 307 tahun silam. Hanya akan ada 1 pertanyaan ketika referendum dilakukan, "Apakah Anda Mendukung Kemerdekaan Skotlandia?"

Cameron bukanlah tokoh populer di Skotlandia mengingat partai yang dipimpinnya Conservatif memiliki basis suara yang terpusat di England. "Tidak akan ada pengulangan voting. Jika Skotlandia menyuarakan YES maka Inggris akan terpecah dimana masing-masing pihak akan memilih jalannya sendiri untuk selamanya. Jika anda tidak menyukai saya, saya tidak akan disini semalamnya. Jika anda tidak suka dengan pemerintahan sekarang, pemerintahan tidak akan bertahan selamanya. Namun, jika anda meninggalkan Inggris maka ini akan selamanya," tutur Cameron ketika memberikan pidato di Aberdeen, pusat industri minyak Skotlandia. (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar