Minggu, 17 Desember 2017

world-economy  World Economy

Carney: Kredibilitas Skotlandia Tergantung Cadangan Fiskalnya

Kamis, 11 September 2014 15:11 WIB
Dibaca 657

Monexnews - Mark Carney mengatakan Skotlandia yang merdeka mungkin harus menghimpun cadangan mata uang yang berjumlah lebih dari ukuran perekonomian negaranya jika mencoba untuk tetap menggunakan sterling. Dengan dua buah survey yang menunjukkan referendum telah dirilis, pemerintah Inggris kemarin menekan gubernur Bank of England dalam rencana kontingensinya dan tekanan keuangan apa yang akan dihadapi Skotlandia jika memutuskan untuk berpisah. Carney mengatakan BOE memiliki kebijakan untuk menopang stabilitas keuangan dalam jangka pendek. "Faktanya adalah jumlah cadangan mata uang adalah satu dari faktor penting yang menentukan kredibilitas," ucap Carney pada Treasury Committee di London. “Cadangan mata uang harus cukup bagi bank sentralnya namun juga harus dapat menopang kredibilitas sirkulasi uang.”

Dalam sesi yang bertujuan untuk fokus pada proyeksi terkini BOE, sesi pertanyaan didominasi oleh permasalahan kemerderkaan Skotlandia. Merespon pertanyaan dari Andrew Tyrie, ketua komite, Carney mengatakan cadangan mata uang bank sentral harus mencapai 25% hingga lebih dari 100% dari GDP (gross domestic product), tergantung pada kecanggihan perekonomian dan ukuran besarnya sektor keuangan. Hong Kong, yang mana memilihi sektor keuangan yang besar dan aktivitas ke luar negeri yang tinggi, memiliki cadangan sekitar 110-120% dari output perekonomiannya, ucap Carney. Aset pada sektor keuangan Skotlandia sekitar 10 kali lipat GDP negara tersebut, ucapnya. Perekonomian Skotlandia memiliki nilai total sekitar 150 milyar pound (240 milyar dollar)
“Wajar untuk memperkirakan bahwa negara yang mengadopsi mata uang harus menaikkan jumlah cadangan mata uang, dan itu adalah biaya fiskal,” ucap Carney. “Terlebih, mereka harus menjalankan surplus pembayaran yang seimbang.” Carney tidak mengatakan apakah ini akan berarti pemangkasan belanja atau kenaikan pajak bagi negara baru tersebut, mengatakan "pertanyaan tersebut tergantung prioritas pemerintah.” Ia juga menolak untuk berkomentar mengenai proporsi cadangan mata uang Inggris yang akan didabatkan oleh Skotlandi jika berpisah, yang mana harus dinegosiasikan kembali pasca voting kemerdekaan tanggal 18 September nanti.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar