Jumat, 28 Juli 2017

world-economy  World Economy

China Gelontorkan Rp38 triliun untuk Bangun Sektor Penerbangan

Senin, 25 Agustus 2014 11:49 WIB
Dibaca 502

Monexnews - China benar-benar serius membenahi infrastruktur perekonomian dalam negeri. Salah satunya adalah dengan menanamkan investasi besar-besaran di sektor penerbangan sipil. 

Melalui badan usaha negara Civil Aviation Investment Fund atau pengelola bandar udara internasional Beijing, China mengucurkan modal 20 miliar Yuan ($3.25 miliar) atau setara Rp38 triliun untuk membangun industri penerbangan. Jumlah uang sebanyak itu akan dipakai untuk mendanai pembangunan airport baru, penciptaan zona penerbangan komersil, mendirikan maskapai murah dan berbagai keperluan lainnya.

Investasi besar dianggap perlu untuk memenuhi tingginya permintaan terhadap layanan jasa penerbangan dalam beberapa tahun terakhir. Sebanyak 754 juta orang menggunakan pesawat terbang sepanjang tahun lalu, atau meningkat 86% dibandingkan catatan tahun 2008 silam. Pembangunan bandara juga meningkat cepat, salah satunya adalah proses pembangunan fasilitas udara baru di Beijing bagian selatan yang memakan dana sekitar $14 miliar.

Sementara itu, sebanyak 62 kota sudah membangun zona ekonomi khusus untuk mendukung sektor penerbangan. Di dalamnya termasuk pembangunan fasilitas penyediaan suku cadang dan bisnis logistik yang dikelola oleh pemain-pemain besar semacam Airbus dan Embraer S.A.
Dua maskapai penerbangan berbiaya murah mulai beroperasi tahun ini, termasuk anak usaha China Eastern Airlines. Tidak hanya itu, pemerintah juga sudah menerima lebih dari 100 proposal pendirian usaha baru di sektor aviasi. Artinya, begitu banyak investor swasta yang sudah melirik industri ini sebagai lahan potensial.

Dari total investasi China di sektor penerbangan, sebanyak 20% akan dikelola oleh Capital Airports Holding HNA Group. Sementara beberapa perusahaan swasta akan memegang sisanya.

 (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar