Sabtu, 22 Juli 2017

world-economy  World Economy

China Kemungkinan Hadapi “Krisis Mini” Atas Default Hutang

Selasa, 25 Maret 2014 15:31 WIB
Dibaca 673

Monexnews -

China  sedang menuju untuk sebuah “krisis mini” dalam pasar surat utang pemerintah lokal seiring reformasi ekonomi mengarah untuk terjadinya default pertama kalinya, menurut mantan penasihat People Bank of China.

“Ini akan menjadi sebuah krisis parsial, yang dapat di kontrol dan krisis mini,” kata Li Daoki kepada wartawan di sela-sela acara Credit Suisse Asian Investment Conference di Hong Kong pada hari ini. “Ada ruang yang sangat besar untuk pemerintah pusat untuk menyelesaikan masalah di surat utang pemerintah lokal. Default harus di izinkan untuk merestrukturasi surat utang, yang pasti akan terjadi sebagai bagian dari langkah-langkah reformasi di semester kedua pada tahun ini.” Kata Li yang mantan anggota komite kebijakan moneter PBOC dan direktur Center for China in the World Economi di Tsinghua University.

Kota-kota di China mengambil hutang untuk membayar kereta bawah tanah, pengelolaan limbah dan jalanan untuk membantu membiayai paket stimulus yang sebesar 4 triliun yuan ($646 milyar) yang di luncurkan oleh pemerintah pada puncak krisis keuangan global di bulan November 2008, dua bulan setelah Brother Holdings Inc. bangkrut. Nilai pinjaman mereka masih terus naik dan beban pembiayaan terus meningkat karena naiknya resiko default ditengah melambatnya pertumbuhan di negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut.

Jumlah hutang pemerintah lokal melonjak sebesar 253% sejak tahun 2008, di estimasikan oleh Nomura Holdings Inc. dalam laporan tanggal 25 Februari dan angka-angka dari resmi pemerintah mengindikasikan jumlah secara keseluruhan akan naik menjadi 17.9 triliun yuan sampai 30 Juni nanti dari 10.7 triliyun yuan pada akhir 2010.  

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar