Selasa, 12 Desember 2017

world-economy  World Economy

Cina Akan Tetap Intervensi Yuan

Kamis, 10 Juli 2014 11:21 WIB
Dibaca 617

Monexnews - Cina utarakan tidak akan berhenti mengintervensi nilai tukar yuan karena masih lemahnya pertumbuhan ekonomi dan belum stabilnya aliran modal. "AS terus bertanya apakah Cina akan melakukan intervensi terhadap yuan," ujar Menteri Keuangan Cina Lou Jiwei. "Dengan keadaan sekarang, dimana ekonomi belum pulih secara keseluruhan dan aliran modal belum normal maka kami akan melanjutkan kebijakan tersebut."

Komentar Jiwei tersebut sinyalkan Cina mungkin akan bergerak lebih lambat dari yang diinginkan AS terhadap liberalisasi mata uangnya. Di bulan Maret silam, bank sentral Cina telah melebarkan batas perdagangan harian yuan dan utarakan akan mengakhiri kebijakan intervensi pada akhirnya. Menteri Keuangan AS Jacob J. Lew mengatakan membiarkan nilai tukar yuan ditentukan oleh pasar akan menjadi langkah krusial untuk menggerakan pertumbuhan ekonomi Cina.

Wakil Perdana Menteri Wang Yang mengatakan jika Cina bergerak terlalu cepat me-liberalisasi yuan dan melepas kendali aliran modal maka ini dapat memperburuk kondsi ekonomi Cina. Namun, Yang juga utarakan jika terlalu lambat akan memepengaruhi proses kebijakan di Cina. Yuan telah melemah 2,3% tahun ini terhadap Dollar AS setelah menguat 2,9% pada tahun 2013. (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar