Sabtu, 21 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

world-economy  World Economy

Current-account & Machinery-orders Jadi Fokus Investor Jepang

Senin, 10 November 2014 17:48 WIB
Dibaca 537

Monexnews -

Bursa saham Jepang jatuh ke level rendah dalam sepekan terakhir di perdagangan awal pekan (10/11) akibat yen mengalami penguatan tajam ke level 114 terhadap dollar setelah merespon data tenaga kerja AS yang di rilis di bawah ekepektasi pada akhir pekan lalu.

Pada hari Senin, kurs yen sempat menguat hingga ke level 113.84 setelah pada perdagangan akhir pekan tercatat melemah hingga 115.46, platform Reuters. Indeks utama Nikkei (N225) berakhir melemah 0.59% atau -99.85 poin pada kisaran 16780.53.

Di lantai bursa nampak saham Nippon Telegraph and Telephone Corp tumbang akibat adanya peringatan laba pendapatan setelah perusahaan itu mengingatkan bahwa ‘net profi’t tahun fiskal bakal anjlok 10% dibanding proyeksi sebelumnya yang memperkirakan ada kenaikkan tipis.

Namun demikian, fokus investor pekan ini akan tertuju ke rilisan data current account yang akan tayang hari Selasa dan data machinery orders di hari Kamis dimana angka surplus current account diperkirakan naik, sedangkan data pesanan produksi mesin diproyeksikan merosot sepanjang bulan September lalu.

Angka current account diperkirakan surplus 534.2 milyar yen di bulan September dari bulan sebelumnya sebesar 287.1 milyar yen. Sedangkan data machinery orders m/m akan menurun 1.9% di bulan September, anjlok dari bulan sebelumnya di Augustus yang mencatat kenaikkan 4.7%, menurut polling Reuters.

Selain data ekonomi penting yang menjadi fokus investor, pertemuan puncak para pemimpin dunia juga akan menjadi pusat perhatian pasar pada pekan ini. Sebanyak 21 pemimpin dunia dari negara-negara yang tergabung dalam kelompok APEC akan bertemu di Beijing pada 11 November untuk membahas agenda utama seperti integrasi ekonomi dan reformasi prospek pertumbuhan. Selain itu, KTT Pemimpin G20 juga akan digelar di Brisbane, Australia pada 15-16 November.
(dar)

 

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar