Senin, 23 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Dalam 7 Pekan, Uang Rp17,4 triliun 'Terbang' dari Pasar Saham Asia

Selasa, 6 Januari 2015 14:55 WIB
Dibaca 604

Monexnews - Membaiknya perekonomian negara maju, terutama di Amerika Serikat, mendorong pelaku pasar dunia untuk keluar dari pasar investasi negara berkembang. Pemodal yang dalam setengah dasawarsa terakhir gemar menanamkan uangnya di Asia, secara perlahan mulai menarik diri dan memindahkan asetnya ke luar negeri.

Menurut data EPFR dan bank investasi Morgan Stanley, investor terpantau mengurangi porsi penanaman modalnya di pasar saham negara berkembang dalam 7 pekan terakhir. Asia menjadi wilayah yang paling terpukul oleh perubahan trend ini karena benua kuning dahulunya merupakan pusat peralihan 'hot money' dari negara-negara maju.

Sampai dengan 5 Januari 2015, sebanyak $1,38 miliar atau Rp17,4 triliun uang investor 'terbang' keluar bursa saham Asia. Artinya, lebih dari separuh uang yang keluar dari negara emerging adalah berasal dari Asia dari total outflow $2,56 miliar. China menjadi negara dengan jumlah dana keluar terbanyak dari pasar saham. Hal ini ditandai oleh berakhirnya tren penguatan saham-saham papan atas di indeks Shanghai selama hampir dua bulan terakhir.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar