Sabtu, 23 September 2017

world-economy  World Economy

Data Ekonomi Buruk Memicu Keraguan Laju Pemulihan di Jepang

Kamis, 15 Januari 2015 13:00 WIB
Dibaca 665

Monexnews - Tingkat pesanan mesin inti Jepang naik kurang dari ekspektasi di bulan November, menandakan perusahan-perusahaan masih cemas mengenai belanja modal dengan kecemasan terhadap pertumbuhan global menambah keraguan atas seberapa cepat perekonomian dapat pulih dari resesi. Minimnya tingkat investasi bisnis juga dapat menjadi sinyal bahwa tingkat permintaan konsumen lemah, yang mana dapat membuat Bank of Japan kesulitan untuk mencapai target inflasi sebesar 2%. Kenaikan sebesar 1.3% pada tingkat pesanan mesin inti, yang mana selain kapal dan pembangkit listrik, berada di bawah estimasi kenaikan sebesar 5.0% oleh ekonom dan menyusul penurunan sebesar 6.4% di bulan Oktober.

Pemerintah Jepang telah mengatakan bahwa tingkat belanja konsumen, laba korporat, belanja modal, dan ekspor akan menopan pertumbuhan tahun ini. Bagaimanapun, sinyal perlambatan pada perekonomian global, anjloknya harga minyak dan tembaga menggarisbawahi hambatan pada skenario ini. "Belanja modal telah berada dalam jalur pemulihan sejak musim panas tahun lalu, namun saat ini mulai menunjukkan sejumlah sinyal kecemasan," ucap Hidenobu Tokuda, ekonom senior pada Mizuho Research Institute. Lemahnya tingkat belanja modal dapat menimbulkan keraguan terhadap argumen dari Perdana Menteri Shinzo Abe bahwa kebijakan gabungan dari stimulus fiskal, pelonggaran moneter dan reformasi struktural dapat membawa sektor manufaktur Jepang untuk bangkit kembali.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar