Rabu, 18 Januari 2017

world-economy World Economy

Data Inflasi Hidupkan Spekulasi Kebijakan ECB

Selasa, 1 April 2014 17:37 WIB
Dibaca 572

Monexnews - European Central Bank diperkirakan tidak akan mengumumkan kebijakan baru pada hari Kamis untuk mendorong perekonomian zona euro, meski tingkat inflasi yang turun mendekati level nol dapat memicu diskusi aktif mengenai stimulus. Tingkat suku bunga negatif, yang mengenakan biaya bagi bank yang menabung di ECB, dan program pembelian aset dalam bentuk lainnya mungkin akan dibicarakan oleh ECB. Tingkat inflasi tahunan zona euro turun menjadi 0.5% di bulan Maret, level terendah sejak perekonomian berada dalam resesi di tahun 2009, dan telah berada di bawah level 1% yang disebut Presiden ECB Mario Draghi “berbahaya” selama 6 bulan. Penurunan pada tingkat inflasi sedikit lebih tajam dari perkiraan, dan memberikan amunisi pada anggota Dewan Kebijakan ECB yang ingin melakukan lebih untuk mencegah ancaman deflasi.

Bagaimanapun juga, data inflasi bulan Maret tidak dianggap akan langsung memicu langkah kebijakan, karena tidak jauh lebih rendah dari perkiraan ECB bulan lalu dan dipicu oleh penurunan harga makanan dan energi yang biasanya dianggap ECB hanya sementara. "Apakah outlook inflasi memburuk dibandingkan bulan lalu? Menurutku tidak," ucap Anders Svendsen, kepala analis pada Nordea. "Akan terlihat aneh untuk melakukan sesuatu sekarang sementara mereka bisa melakukannya pada bulan lalu namun memilih untuk tidak melakukannya."

ECB menahan diri untuk mengambil langkah tambahan di bulan Maret meski memperkirakan inflasi akan berada di bawah targetnya yaitu berada dekat level 2% hingga tahun 2016, yang mana mengecewakan pasar dan mendorong nilai tukar euro mendekati $1.40, level terkuat sejak Oktober 2011. Sejak saat itu, sejumlah petinggi ECB telah mengeluarkan pernyataan mengenai apa yang dapat dilakukan ECB jika nilai tukar mata uang kembali menekan inflasi dan jika resiko deflasi menjadi masalah yang lebih serius.

Suku bunga negatif dianggap sebagai salah satu alat kebijakan ECB untuk menahan penguatan mata uang, sementara hambatan untuk mulai pencetakkan uang, seperti bank yang dilakukan oleh bank sentral AS, Jepang dan Inggris, masih tinggi. Polling Reuters pada hari Senin menunjukkan 18 dari 22 tradee pasar uang euro memperkirakan tingkat suku bunga untuk tetap berada pada 0.25%. Hal ini sesuai dengan survey Reuters serupa pekan lalu yang menunjukkan hanya 2 dari 72 ekonom yang memperkirakan bank sentral akan mengambil tindakan pada hari Kamis. 

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar