Sabtu, 22 Juli 2017

world-economy  World Economy

Data Jepang Akan Panaskan Spekulasi Stimulus BOJ

Rabu, 27 Agustus 2014 14:50 WIB
Dibaca 487

Monexnews - Serangkaian data ekonomi dari Jepang akan dirilis pada hari Jumat diperkirakan akan berdampak pada ekspetasi apakah Bank of Japan akan menambah program stimulus monternya. Data-data tersebut diperkirakan masih akan menunjukkan ekonomi terbesar ketiga di dunia tersebut masih berada pada laju yang lambat menyusul kenaikan pajak penjualan di bulan April lalu dari 5% menjadi 8%. 

Indeks harga konsumen atau inflasi akan menjadi fokus utama. Inflasi inti yang tidak menyertakan sektor makanan diperkirakan akan tumbuh sebesar 3,3% di bulan Juli, atau jika menghilangkan dampak dari kenaikan pajak penjualan sebesar 1,3%, dimana persentase tersebut masih jauh dari target BOJ sebesar 2,0%. 

Pada pekan lalu, berbicara di pertemuan Jackson Hole, Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda mengatakan bank sentral berkomitmen dengan sikap akomodatif sampai mencapai target 2,0% dan mencapai stabilitas harga. BOJ meluncurkan program stimulus moneter yang agresif pada April tahun lalu untuk mengangkat prekonomian yang stagnan selama dua dekade, namun setelah itu masih belum memberikan stimulus tambahan.

Data lain yang akan dirilis pada hari Jumat adalah penjualan ritel yang diperkirakan naik tipis 0,1%, belanja rumah tangga yang diperkirakan turun 3,0%, dan output industri yang diperkirakan naik sebesar 1,0% (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar