Jumat, 31 Maret 2017

breaking-news GDP AS Q4 direvisi naik menjadi 2.1%, Klaim Penganguran turun menjadi 258K.

world-economy  World Economy

Data Zona Euro Belum Cukup Patahkan Spekulasi Stimulus ECB

Kamis, 28 Agustus 2014 17:14 WIB
Dibaca 468

Monexnews - Penurunan pada jumlah pinjaman untuk masyarakat dan perusahaan zona euro kembali melambat di bulan Juli dan suplai uang bertumbuh, namun masih belum cukup untuk mematahkan ekspektasi bahwa European Central Bank akan merilis stimulus tambahan. ECB mulai memberlakukan suku bunga tabungan negatif di bulan Juni, langkah yang diharapkan dapat mendorong pihak bank untuk meminjamkan dana. Penyuntikan pinjaman jangka panjang nantinya pada tahun ini juga akan membuat kondisi pinjaman tetap longgar. Namun spekulasi telah meningkat semenjak Presiden ECB Mario Draghi memberikan komentar bernada dovish pada pertemuan bank sentral Jackson Hole pekan lalu bahwa ECB dapat melangkah lebih jauh dan mendekati quantitative easing (QE).

Data ECB pada hari Kamis menunjukkan bahwa pinjaman untuk sektor swasta turun sebanyak 1.6% di bulan Juli dari setahun lalu pasca kontraksi sebesar 1.8% di bulan Juni. Suplai uang M3 zona euro, ukuran uang tunai dalam perekonomian, bertumbuh dengan laju tahunan sebesar 1.8%, naik dari 1.6% di bulan Juni lalu. "Secara keseluruhan, data suplai uang dan pinjaman hari ini tidak mengubah ekspektasi stimulus baru dari ECB," ucap Martin van Vliet ekonom ING. Peluncuran QE dapat memberikan tekanan turun terhadap euro dan menguatkan kepercayaan pasar. Bagaimanapun juga, sejumlah petinggi ECB meyakini bahwa QE masih belum dibutuhkan dan tidak yakin bahwa QE akan efektif.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar